BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - PT Astra International Tbk menggelar forum disaster management penguatan nurani astra wilayah, dalam penanganan kebencanaan untuk keberlangsungan usaha, diikuti seluruh Unit Tanggap Darurat Astra (UTDA) seluruh Indonesia baik secara virtual maupun offline, di Kantor Universal Tekno Reksajaya, Kamis (13/10/2022) sore.
Sebelum dikukuhkan sebagai UTDA dan dinobatkan sebagai Nurani Astra Balikpapan, para peserta diberikan pembekalan terkait penanganan kebencanaan, dari Basarnas dan BNPB.
UTDA Balikpapan berasal dari 24 perusahaan Group Astra Balikpapan yang masing-masing perusahaan mengirimkan dua karyawan terlibat dalam UTDA, dengan tujuan agar setiap perusahaan Group Astra wilayah Balikpapan mempunyai bekal dalam menghadapi bencana.
Head of Corporate Security Division PT Astra Internasional Tbk, Muslich mengatakan bahwa seluruh daerah sudah memiliki UTDA, hanya saja ada yang masih tahap pengembangan bahkan sudah siap bekerja melakukan fungsi tanggap darurat.
"Untuk Balikpapan ada 48 orang yang kita bentuk menjadi UTDA. Total keseluruhan UTDA seluruh Indonesia ada 12 UTDA," jelasnya.
Sementara ini, UTDA secara prioritas diperuntukkan untuk instalasi Astra di Indonesia, seperti keluarga dari karyawan Astra. Setelah semua itu terpenuhi, barulah bekerja sama dengan BNPB dan Basarnas untuk berkontribusi dalam penanganan bencana di Indonesia.
Sebagai contoh, UTDA ikut berkontribusi dalam bencana di Semeru, kemudian di Padang termasuk bencana banjir di Banten. "Itu kita hadir bekerja sama dengan BNPB dan Basarnas untuk melakukan, mulai dari pertolongan, pencarian sampai evakuasi," ungkapnya.
Pelatihan yang diberikan UTDA terus dilakukan secara berkelanjutan, karena jenis dan ragam bencana di Indonesia cukup banyak. UTDA harus siap dalam menghadapi berbagai bencana.
"Kami melakukan identifikasi atau audit di seluruh instalasi kami terkait potensi kerawanan apabila ada gempa. Hal itu untuk mengetahui tahap awal pada saat kita melakukan evakuasi dan emergency untuk menyelamatkan diri," paparnya.
Ketua Koordinator Wilayah Group Astra Balikpapan Arya Fitriyadi, berharap dengan dibentuk UTDA ini, bagian dari preventif yang dilakukan Astra. "Kami sangat senang. Ini bagian dari preventive, action terkait masalah kebencanaan ini, walaupun kita tidak mengetahui kondisi bencana," ucapnya.
Secara simbolis, pengukuhan UTDA dilakukan dengan penyematan baju UTDA dan topi oleh Muslich dan Arya Fitriyadi. Sebelumnya telah dilakukan penandatangan dokumen nurani Astra Kota Balikpapan oleh Head of Corporate Security Division PT Astra Internasional Tbk, dan Ketua Koordinator Wilayah Group Astra Balikpapan Arya Fitriyadi.
Kegiatan dihadiri, Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Sudibyo Suryotomo, Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Faisal Rizal, Wakil Kapolresta Balikpapan AKBP Sebpril Sesa, Plt Asisten I Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan, Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan Silvia Rahmadina, perwakilan Basarnas Balikpapan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar