BorneoFlash.com, TANA PASER - Membeli produk dalam negeri, terutama produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sangat mendukung gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf, usai mengikuti acara Business Matching Tahap IV di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali, Kamis (6/10/2022).
Business Matching ini, kata Masitah, merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI terkait gerakan Bangga Buatan Indonesia beberapa bulan lalu.
Dalam kegiatan ini, lanjut Masitah, juga dirangkaikan dengan acara yang mempertemukan para pelaku UMKM dari seluruh Indonesia, dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 2022.
Untuk mendukung produk dalam negeri, Masitah mengatakan pemerintah daerah diharapkan mengoptimalkan anggaran untuk belanja produk dalam negeri.
"Ini karena produk-produk yang mereka butuhkan sebelumnya sudah bisa di produksi di daerah kita sendiri," kata Masitah.
Pemkab Paser sendiri, sambung Masitah, sangat mendukung terhadap pemanfaatan sumber daya lokal, sebagai upaya membangkitkan UMKM yang berkualitas.
Sejalan dengan kemajuan teknologi dan zaman serba digital, Pemkab Paser juga melakukan berbagai inovasi dalam memperkenalkan produk khas Paser ke masyarakat luas.
"Kita optimis dengan komitmen bersama, Insya Allah kedepan produk-produk dalam negeri, utamanya produk UMKM kita lebih maksimal lagi dipergunakan" ucapnya.
Untuk diketahui, Business Matching Tahap IV berlangsung selama dua hari dari tanggal 6 hingga 7 Oktober 2022, yang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam pertemuan tersebut, Luhut Pandjaitan mengapresiasi Polri yang telah menggunakan produk dalam Negeri di atas 70 persen dan tentu ini berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.
Luhut juga meminta para kepala daerah untuk bersama sama bersinergi dengan TNI Polri untuk mengidentifikasi unggulan di daerah, termasuk produk Koperasi dan UMKM di seluruh daerah.
Business Matching ini juga diisi talk show tentang strategi peningkatan produk dalam negeri dan pameran produk dalam negeri oleh 76 stand. (Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar