Untuk perkebunan, Saifuddin Marzuki memanfaatkan lahan miliknya untuk tanaman hortikultura seperti tanaman Lombok, Tomat termasuk terong.
Sedangkan pada sektor perikanan, Saifuddin Marzuki memanfaatkan parit sepanjang 400 meter sebagai tempat penangkaran ikan dengan jenis yang berbeda seperti nila maupun patin.
"Eni Muara Bakau memberikan bantuan berupa turap di kolam ikan. Banyak sudah spot yang diberikan. Kita berharap ini menjadi pilot percontohan, karena masyarakat ini kalau tidak ada contoh nggak mau mengikuti," terangnya.
Dengan percontohan ini, masyarakat sudah banyak yang melakukan seperti yang dilakukannya. "Alhamdulillah, masyarakat tertarik dan mereka sudah ada beberapa kelompok tani yang membuat kelompok tani sendiri," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Lurah Handil Baru Akhmad Safi'i mengatakan jika pemerintah mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang tidak dipakai. "Alhamdulillah sudah dapat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat," ucapnya.
Akhmad Safi'i mengungkapkan bahwa selama dirinya berkeliling menjadi lurah di Samboja, Eni Muara Bakau merupakan perusahaan yang sangat luar biasa membantu masyarakat, baik dari sumber pemberdayaan dan pendidikan.
"Kami bangga dengan Eni Muara Bakau. Apapun bentuknya mereka terjun langsung. Apa yang masyarakat sampaikan kepada Eni Muara Bakau semua dibantu dalam bentuk pemberdayaan," jelasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar