BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan bersama Kecamatan Balikpapan Timur dan Kelurahan Manggar melaksanakan kerja bakti masal, salah satunya di pinggir sungai manggar yakni di belakang Rusunawa Manggar, Minggu (12/6/2022).
Kegiatan ini dilakukan berdasarkan instruksi Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud bahwa, untuk semua wilayah Kecamatan dan Kelurahan di Kota Balikpapan yang terdapat sungai harus dijaga kebersihannya.
Sekaligus merupakan rangkaian dari Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal 6 Juni 2022, khusus di Balikpapan salah satunya dengan melakukan bersih-bersih sungai.
Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, beberapa sungai atau pantai di Kota Balikpapan masih terdapat sampah baik dari buangan sebagian masyarakat maupun ketika terjadinya air pasang surut.
"Instruksi beliau kepada Camat, Lurah dan DLH untuk bersama-sama menjaga sungai ini salah satunya kerja bakti masal ini," jelasnya kepada tim BorneoFlash.com.
Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk menjaga lingkungan. Tentunya, perlu peran serta masyarakat yang terpenting.
Pasalnya, Pemerintah percuma bergerak mengatasi sampah di sungai maupun di darat, tetapi masyarakat tidak sadar buang sampah sembarang.
"Kita coba memberikan kesadaran. Dengan kesadaran itu, mudah-mudahan perilaku yang kurang baik terhadap penanganan sampah ini bisa berubah.
Kita mencoba perilaku masyarakat yang tadinya buang sampah tidak pada tempatnya, supaya ke depan itu mengertilah bagaimana cara menangani sampah yang baik. Tidak membuang sembarangan apalagi ke sungai," terangnya.
Apabila masyarakat sadar terhadap lingkungan, maka ekosistem menjadi lebih baik. Bayangkan saja jika sungai tercemar sampah, ikan-ikan tidak ada, ekosistem lain terganggu. Sementara masyarakat mendapatkan penghasilan dari melaut.
"Jadi jangan salahkan siapapun. Ya salahkan diri sendiri kalau sampai terjadi itu. Jadi peran serta masyarakat yang paling pokok," ungkapnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan untuk tidak bosan-bosan melakukan sosialisasi. Bukan hanya sosialisasi tapi juga ada tindakan.
"Kunci peran serta masyarakat adalah bagaimana Kecamatan dan Kelurahan berperan sosialisasikan, mengingatkan. Salah satunya dengan gotong royong seperti saat ini," serunya.
Adapun rangkaian Hari Lingkungan Hidup lainnya dengan melakukan penanaman mangrove secara serentak pada hari Senin, 13 Juni 2022 pagi. Khusus untuk di Balikpapan penanaman mangrove di Margomulyo.
"Itu juga berdasarkan instruksi langsung dari Kementerian. Jadi, ada penanaman mangrove serentak se Indonesia yang akan dipantau oleh Ibu Menteri secara online," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Camat Balikpapan Timur Wahyu Mulya mengatakan akan memberikan edukasi kepada masyarakat secara rutin.
Pihaknya berencana akan memasang plang larangan membuang sampah di area sekitar sungai, untuk mencegah masyarakat buang sampah sembarangan apalagi di sungai.
"Mudah-mudahan tidak sampai sini saja tetapi berkelanjutan, karena untuk kestabilan lingkungan juga biar lingkungan bersih dan bebas dari penyakit," pungkasnya.
Kerja bakti dilaksanakan oleh personel gabungan baik dari DLH, Kecamatan, Kelurahan, Babinsa, Dodikjur, LPM, pihak Swasta dan warga sekitar yang mencakup empat RT.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar