Berita Kaltim Terkini

Unjuk Rasa Serukan Ketidakadilan PT Bayan   

zoom-inlihat foto
Aliansi Masyarakat Kaltim Bergerak melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan PT Bayan Resources Balikpapan, Rabu (18/5/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Aliansi Masyarakat Kaltim Bergerak melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan PT Bayan Resources Balikpapan, Rabu (18/5/2022). Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Aliansi Masyarakat Kaltim Bergerak melakukan aksi unjuk rasa, untuk mempertanyakan pemberian Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk beasiswa sebesar Rp200 Miliar oleh PT Bayan Resources kepada Perguruan Tinggi di Pulau Jawa.

Koordinator Lapangan sekaligus Perwakilan HMI Balikpapan Zukifli menyerukan alokasi Rp 200 Miliar dari PT. Bayan Resources ke Perguruan Tinggi di Pulau Jawa. "Kami akan mengawal terus bagaimana proses alokasi anggaran bantuan," ujarnya kepada awak media, Rabu (18/5/2022).

Sesuai pada Peraturan Pemerintah nomor 47 tahun 2012 terkait tanggung jawab lingkungan dan sosial, mendesak PT Bayan untuk secara merata memberikan sentuhan kontribusi dalam segi pendidikan, ekonomi, sosial khususnya pada masyarakat Kalimantan Timur.

Ia pun sangat menyayangkan adanya tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa yang sempat mengaku mendapat pukulan dan tendangan pada saat aksi berlangsung.

"Alhamdulillah mampu kita kondusifitaskan kembali gerakannya untuk menyuarakan atas alokasi anggaran Rp 200 miliar PT Bayan ke Pulau Jawa," ungkapnya.


Pihaknya tidak berhenti sampai disini, karena akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dengan mengundang beberapa elemen se Kaltim, untuk menyuarakan ketidakadilan PT Bayan.

Hasil mediasi, ia menuturkan dari pihak manajemen PT Bayan bersama aliansi masyarakat Kaltim bergerak, untuk membuka forum diskusi yaitu penyusunan pansus agar bisa menemukan titik rumus terkait aspek pendidikan, sosial dan perekonomian di Kaltim secara keseluruhan.

Gerakan Putera Asli Kalimantan (Gepak) Kuning ikut mendukung aksi ini. Ketua Umum Gepak Kuning, Suriansyah menyampaikan, PT Bayan Resources telah beroperasi selama 26 tahun di Kaltim, sudah seharusnya memberikan dana CSR untuk Kaltim.

“Kenapa larinya ke sana nggak ke kampus Kaltim. Disini banyak kampus. Mereka kan bekerja di Kaltim, mengeruk lahan disini. Harusnya kampus-kampus ini yang diberdayakan supaya tidak ada uluran tangan dari (Pemerintah) Pusat," ujarnya.

Sebenarnya bantuan ini sangat penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kaltim, apalagi Kaltim telah menjadi Ibu Kota Negara (IKN) dan tentunya harus memiliki SDM yang andal sehingga mampu bersaing dengan SDM dari luar.

"Jangan sampai SDM kurang, dananya juga kurang. Itu yang tidak kita inginkan," serunya.


Ia menyebutkan PT. Bayan Resources memberikan bantuan beasiswa sebesar Rp200 Miliar, masing-masing Rp100 Miliar untuk ITB, Rp50 Miliar untuk UI dan Rp 50 Miliar untuk UGM. "Bayangkan kalau Rp 200 miliar setiap tahun. Kan lumayan," kata Suriansyah.

Sementara itu, Humas PT. Bayan Resources, H Syahbudin menuturkan kedepan akan ada kerja sama dengan perguruan tinggi yang selama ini dilakukan dalam bentuk CSR pada lingkup tambang. Yang diutamakan adalah warga sekitar lokasi tambang yakni Desa Tabang dan Kembang Janggut, Kukar.

“Kami akan segera melaksanakan tuntutan aksi dengan menggelar diskusi yang juga akan melibatkan pansus DPRD Prov Kaltim,” paparnya.

Ia menjelaskan pemberian bantuan CSR pendidikan sudah dilakukan sesuai ketentuan pemerintah. "Kita sudah berikan beasiswa kepada sebanyak 74 mahasiswa yang ada di lingkup Kutai Kartanegara berkuliah di Unmul, Untag dan Widyagama serta perguruan tinggi di Kaltim," ngkapnya.

Saat ini PT. Bayan Resources tengah membuat tempat penampungan air bersih bagi warga sekitar tambang dan membuat jalan sepanjang 100 kilometer untuk kepentingan masyarakat dan perusahaan dari Kutai Kartanegara ke Kutai Barat untuk digunakan perusahaan dan warga.

"Apa keinginan mereka segera kita tindaklanjuti," pungkasnya.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar