BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kelompok Kerja (Pokja) satu Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan menggelar pesantren ramadhan bagi anak-anak kaum dhuafa.
Kegiatan pesantren ramadhan secara resmi dibuka oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan Hasbullah Helmi mewakili Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud.
Pesantren ramadhan diikuti oleh 102 anak perwakilan dari setiap Kelurahan masing-masing tiga orang yakni satu orang laki-laki dan dua perempuan yang berusia 13-14 tahun atau anak-anak duduk di tingkat SMP kelas VII-VIII. Kegiatan berlangsung sejak tanggal 23-24 April 2022 mulai pukul 08:00-17:00 Wita di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan.
Ketua Panitia Pesantren Ramadhan Andi Noor Hasanah, menyampaikan kegiatan pesantren ramadhan ini merupakan agenda tetap Pokja satu yang tertera dalam 10 program PKK yakni pengamalan pancasila sebagai dasar penyelenggara kegiatan ini.
"Pesantren ramadhan ini diharapkan mampu mencetak generasi islami, agar mereka dapat meningkatkan pemahaman agama serta keimanan dan ketaqwaan umat kepada Allah SWT yang menimbulkan rasa kesetiakawanan sosial dan saling silahturahmi," ujarnya saat memberikan sambutan, Sabtu (23/4/2022).
Ketua Pokja I Tim Penggerak PKK Balikpapan mengatakan, selama dua hari para santri menerima berbagai ilmu baik pengetahuan agama maupun yang lainnya diantaranya mengenal sholat dan taharah, sejarah kebudayaan islam, aqidah dan akhlak, peran anak dalam keluarga, materi menggunakan media sosial dengan baik dan bahayanya narkoba.
Kegiatan pesantren ramadhan ini sepenuhnya dibiayai oleh Baznas Kota Balikpapan dengan anggaran sebesar Rp 60 juta. "Atas nama Pokja I dan Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Balikpapan yang dipimpin oleh Bapak H Sarjono, M.Si," ucapnya.
Selain mendapatkan ilmu, para santri akan mendapatkan bingkisan berupa perlengkapan sholat, ATK, buku pengetahuan serta parcel. Selama dua hari ini, anak-anak dapat memperkaya ilmu agama.
"Terima kasih kepada para santri, kalian dengan ikhlas untuk hadir di tempat ini selama dua hari, untuk menerima ilmu yang sangat bermanfaat digunakan dalam kehidupan bermasyarakat," ungkapnya.
Ketua Baznas Kota Balikpapan H Sarjono M.Si mengatakan, kegiatan pesantren ramadhan sudah dua tahun tidak bisa dilaksanakan karena adanya Pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas masyarakat.
Namun, saat ini kasus Covid-19 di Kota Balikpapan khususnya telah melandai sehingga aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan dan kegiatan pesantren ramadhan ini dapat terselenggara. Tentunya, dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). "Mudah-mudahan program ini terus berlanjut," ungkapnya.
Wakil Ketua Pengurus Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan Yulianti Abdullah menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Baznas Kota Balikpapan yang sudah memfasilitasi kegiatan ini setiap tahun, sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk mencetak generasi islam.
Ia pun meminta kepada para santri agar dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk menggali ilmu pada pesantren ramadhan, karena kalian bersyukur terpilih mewakili.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar