Pemkab Kutai Barat

Sektor Perikanan di Kubar Punya Potensi Besar, Kadis Perikanan: Bantuan dan Penyuluhan Terus Kita Berikan

lihat foto
Kepala Dinas Perikanan Kubar, Stepanus Alexander Samson. Foto : HO.
Kepala Dinas Perikanan Kubar, Stepanus Alexander Samson. Foto : HO.

BorneoFlash.com, SENDAWAR - Memiliki wilayah yang sangat luas dan didukung dengan kondisi alam yang sangat mumpuni. Membuat Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memiliki potensi besar untuk bisa dilakukan pengembangan berbagai sektor.

Salah satunya di sektor perikanan untuk kedepannya menjadi kabupaten penyangga Ibu Kota Negara (IKN).

Untuk itu, Dinas Perikanan Kubar terus berupaya mengembangkan sektor perikanan ini dengan berbagai cara. Khususnya dengan memberikan bantuan dan penyuluhan kepada para nelayan maupun masyarakat yang menggeluti bidang perikanan ini.

"Kubar ini punya potensi besar, oleh karenanya sayang jika tidak dikelola dengan baik. Untuk itu Dinas Perikanan berupaya penuh agar sektor ini bisa berkembang pesat," kata Kepala Dinas Perikanan Kubar, Stepanus Alexander Samson pada Kamis (10/2/2022).

Upaya tersebut diantaranya dengan kegiatan pemberian benih dan bantuan alat penunjang pemberdayaan perikanan. Serta pemberian pelatihan-pelatihan baik dalam pengembangan budidaya ikan maupun pengolahan hasil,

"Dari data per akhir tahun 2021 kemarin. Berbagai bantuan tersebut diantaranya adalah pemberian 270 unit mesin ketinting, 284 unit perahu, alat tangkap ikan sebanyak 524 unit kepada para nelayan.

Kemudian untuk pemberdayaan kita juga memberikan 277 unit keramba, kegiatan rehab kolam ikan sebanyak 60 unit dan pemberian kolam terpal sebanyak 148 unit," terangnya.


Dikatakannya bahwa beberapa bantuan yang disebutkannya ini baru sebagian kecil yang sudah dilakukan oleh Dinas Perikanan Kubar.

Dimana bantuan dan penyuluhan kepada para nelayan dan masyarakat ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Sehingga sektor perikanan tersebut bisa semakin berkembang pesat dan maju. Selain berdampak pada daerah, begitu pula kepada para nelayan dan juga masyarakat.

"Jadi tidak hanya nelayan, masyarakat yang ingin menggeluti pemberdayaan ikan ini juga kita bantu. Seperti dengan pemberian kolam terpal. Yang bisa digunakan untuk masyarakat yang mau mengembangkan budidaya ikan tetapi jauh dari sumber daya alam, seperti sungai atau kolam," tambahnya.

Selain memberikan bantuan, penyuluhan dan pelatihan terhadap hasil perikanan juga diberikan kepada para nelayan dan masyarakat.

Agar dapat menghasilkan dampak yang positif dalam pengembangan usaha mereka. Seperti pelatihan dalam pengemasan dan pemasaran hasil/produk perikanan.

"Agar dapat memberikan nilai tambah. Terutamanya pelatihan dalam pengemasan dan pengolahan yang bisa menarik minat, Misalnya produk ikan mentah dan kering yang mungkin bisa diambil ekstrak albumin, contohnya ikan gabus. Dan masih banyak lagi pelatihan-pelatihan lainnya," tandasnya.

(BorneoFlash.com/Lis)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar