Pada hari rabu tanggal 8 september 2021 sekitar pukul 01.00 wib kapal KM Mutiara Ferindo sandar di pelabuhan tanjung perak Surabaya, teman korban masih menunggu korban, pada pagi harinya dadut melanjutkan perjalanan ke trenggalek, sekitar pukul 09.00 wib dadut menghubungi hp korban dan aktif.
"Namun yang mengangkat adalah petugas dariPolsek Semayang dan menjelaskan tentang penemuan mayat yang memiliki nomor hp tersebut, selanjutnya Dadut mengetahui bahwa temannya sudah meninggal dunia," paparnya.
Cerita Dadut
Menurut keterangan, teman korban Dadut, dirinya selama sebulan dengan korban sampai seminggu sebelum kejadian, korban menunjukkan kelakuan yang agak aneh sehingga Dadut bersedia mengantar korban pulang, dan selama perjalanan dadut selalu menjaga korban, sampai diatas kapal.
Selanjutnya korban dibawa ke RS. Kanujoso untuk dilakukan visum, namun dari pihak keluarga membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa keluarga keberatan untuk dilakukan Autopsi.
Dan juga dari pihak keluarga menyatakan bahwa telah menerima peristiwa ini sebagai musibah yang nantinya tidak akan menuntut dari pihak manapun, selanjutnyajenazah akan di kirim ke keluarga di Trenggalek Jatim.
"Sore ini (Kamis, 9/9/2021) jenazah diterbangkan ke Surabaya via Pesawat Lion Air menuju Trenggalek Jatim," kata Kapolsek KP3 Semayang Balikpapan AKP Abu Sangit.
(BorneoFlash.com/Eko)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar