BorneoFlash.com, SANGATTA - Pelatihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan satu dan dua di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) Tahun 2026 resmi berakhir, pada Jumat (05/06/2026).
Kegiatan yang juga di gelar secara daring ditutup oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ditandai dengan pemberian penghargaan bagi CPNS berprestasi yang berlangsung diruang Meranti, kantor Sekretariat Daerah, Bukit Pelangi, kawasan Pemerintahan Sangatta.
Turut hadir pada kegiatan Kepala LAN Samarinda, Rahmat, Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah dan Kepala Inspektorat Wilayah, Joko Suripto serta undangan lainnya.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan Latsar merupakan tahapan penting dalam membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas serta berorientasi pada pelayanan publik. Ia juga mengingatkan para peserta mengenai peran strategis mereka sebagai motor penggerak perubahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga ilmu, pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di unit kerja masing-masing," ujarnya.
Ia juga menyebut, Latsar tidak hanya berfungsi sebagai syarat administratif, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kompetensi, dan profesionalisme aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Melalui Latsar, CPNS dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, CPNS dapat memahami peran strategisnya sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.
Sementara itu. Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, menjelaskan bahwa kegiatan yang sudah dimulai sejak bulan Februari tersebut, diikuti sebanyak 86 peserta ini yang nantinya akan bertugas di berbagai Perangkat Daerah di Lingkup Pemkab Kutim.
Adapun tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan kompetensi pembentukan karakter PNS yang profesional.
"Pelatihan dasar dilakukan secara online learning yaitu memadukan pembelajaran mandiri, distance learning dan pembelajaran klasikal," jelas Misliansyah.
Adapun struktur kurikulum Latsar ini terdiri dari empat agenda pembelajaran pembentukan karakter untuk mendukung terwujudnya smart governance serta protokol penguatan kompetensi teknis bidang tugas yang mencakup aspek administrasi dan substansi.
Sementara itu, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Tri Widodo Wahyu Utomo, yang mengikuti kegiatan secara daring (Zoom) mengapresiasi komitmen Pemerintah Kutim dalam membangun SDM birokrasi guna menyiapkan para ASN muda yang diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan daerah.
"Menjadi PNS bukan hanya sekadar mencari pekerjaan atau penghasilan rutin bulanan, tetapi soal untuk memberikan kesejahteraan, kebahagiaan dan kemuliaan bagi seluruh rakyat," pungkasnya. (*/kutaitimurkab.go.id)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar