BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan keimanan menyelimuti Lapangan Upacara Makodam VI/Mulawarman, pada Rabu (27/5/2026) pagi.
Sebanyak kurang lebih 500 jamaah yang terdiri dari prajurit, PNS, keluarga besar Kodam VI/Mlw serta warga sekitar hadir untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M.
Moment ibadah ini juga dihadiri langsung oleh Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., didampingi Ketua Persit KCK Daerah PD VI/Mulawarman, Ny. Syanti Krido Pramono dan Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.I.P., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Kodam VI/Mulawarman, pengurus Yayasan Kartika Jaya dan Dharma Pertiwi.
Dalam sambutannya, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono menekankan bahwa esensi Idul Adha melampaui ritual penyembelihan hewan semata.
Ibadah ini adalah refleksi atas keikhlasan, kesabaran, dan kepatuhan mutlak kepada Allah SWT, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
"Makna kurban sesungguhnya bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga bagaimana kita mampu mengorbankan ego, kepentingan pribadi, rasa malas, serta segala hal yang dapat menghambat pengabdian dan ketulusan kita kepada Allah SWT, bangsa, dan negara," tegas Mayjen TNI Krido Pramono.
Bertindak sebagai Imam pada Shalat Idul Adha kali ini adalah Ust. H. Khairul Fathoni, S.Pd., dengan Bhilal Pratu Muhtar dari Bintaldam VI/Mlw. Sementara itu, khutbah disampaikan oleh Pimpinan Ponpes Al Islam Nurul Anwar Amborawang Kutai Kartanegara.
Dalam materi khutbahnya, sang khotib menggarisbawahi dua pelajaran utama dari kisah keluarga Nabi Ibrahim AS, yaitu kedermawanan dan kesabaran. Khotib mengingatkan pentingnya menumbuhkan sifat dermawan dalam kehidupan sosial, terlebih bagi seorang pemimpin.
"Orang yang dermawan itu dekat kepada Allah, dekat kepada surga, dekat kepada manusia, dan jauh dari neraka. Bayangkan jika kita memiliki pemimpin yang dermawan dan suka berbagi kepada rakyatnya, insya Allah kedermawanan ini menjadi kunci harmoni sosial dan spiritual," paparnya sembari mengutip hadis riwayat Tirmidzi.
Usai ibadah, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan dan penyembelihan hewan kurban di Lapangan Sky Box Bekangdam VI/Mlw. Pada tahun ini, Kodam VI/Mulawarman menyembelih 50 ekor hewan kurban (43 sapi dan 7 kambing).
Seluruh daging kurban tersebut langsung didistribusikan secara tertib ke 33 titik sasaran, yang meliputi sejumlah pondok pesantren, panti asuhan, yayasan disabilitas (Pertuni), panti jompo, TK/TPA asrama TNI, hingga warga sekitar Makodam dan petugas penyapu jalanan di Kota Balikpapan.
Melalui momentum Idul Adha ini, Kodam VI/Mulawarman tidak hanya meneguhkan komitmen spiritualnya, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Senyum bahagia para warga dan santri penerima kurban menjadi penutup yang manis bagi perayaan hari raya yang penuh berkah ini. (*/Pendam VI/Mlw)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar