“Tujuannya bukan sekadar memberi bantuan, tetapi bagaimana masyarakat bisa perlahan keluar dari kondisi kemiskinan,” katanya.
Selain mengoptimalkan peran RT, Pemkab Kukar juga akan menyelaraskan berbagai program daerah agar penanganan kemiskinan berjalan lebih terintegrasi, mulai dari dana desa hingga program OPD.
Aulia menilai keterlibatan seluruh pihak penting dilakukan agar upaya pengentasan kemiskinan tidak berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas.
“Kami juga mendorong perusahaan swasta ikut menyesuaikan program CSR mereka berdasarkan data kebutuhan masyarakat di tingkat RT,” paparnya.
Ia menegaskan penanganan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah agar pembangunan di Kukar tidak hanya terlihat dari sisi investasi dan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar