Diskusi berlangsung aktif, terutama terkait kapasitas layanan, efisiensi operasional, hingga peluang pengembangan fasilitas pendukung di kawasan tersebut.
Perwakilan Max Joy International Industry Limited, Edward, menyatakan ketertarikannya terhadap kawasan PT KKT yang dinilai memiliki prospek besar.
“Kami melihat lokasi ini sangat strategis dan memiliki kesiapan infrastruktur yang baik untuk mendukung pengembangan industri kami. Kawasan ini memberikan peluang integrasi antara produksi dan distribusi,” kata Edward.
Kunjungan ini turut melibatkan pemegang saham PT KKT, yakni PT Kaltim Melati Bhakti Satya, serta perwakilan pemerintah daerah, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
PT Kaltim Melati Bhakti Satya menegaskan dukungannya terhadap rencana kerja sama tersebut. Sinergi antara BUMD, pemerintah, dan investor dinilai penting untuk mempercepat realisasi investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, perwakilan Dinas Penanaman Modal menyatakan kesiapan pemerintah dalam mendampingi proses perizinan investasi, termasuk dukungan dari sisi kebijakan dan pengelolaan aset daerah.
Kunjungan ini menjadi momentum awal bagi pembahasan lebih lanjut terkait rencana investasi di kawasan PT KKT.
Ke depan, PT KKT bersama para pemangku kepentingan akan menindaklanjuti hasil pertemuan melalui kajian teknis dan bisnis secara mendalam guna memastikan kesiapan pengembangan kawasan industri di Balikpapan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar