BorneoFlash.com, KUKAR - Ketimpangan kondisi fasilitas sekolah di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi sorotan DPRD. Masih ditemukannya sekolah dengan sarana yang belum memadai dinilai sebagai persoalan yang tidak bisa terus dibiarkan.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Hj. Fatlon Nisa, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan tersebut agar tidak berlarut.
Menurutnya, kondisi sekolah yang belum layak, terutama di wilayah hulu, menjadi gambaran bahwa pemerataan pendidikan di Kukar masih belum sepenuhnya tercapai.
“Masih ada sekolah yang kondisinya belum memadai. Ini harus segera ditangani dengan langkah yang jelas,” tegasnya.
Ia menilai, persoalan ini bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kualitas proses belajar siswa di sekolah.
Fatlon mengingatkan, jika kondisi tersebut tidak segera dibenahi, maka kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah akan semakin terasa.
“Kalau dibiarkan, tentu akan berdampak pada kualitas pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia pun mendorong agar pemerintah daerah tidak hanya menjalankan program secara rutin, tetapi benar-benar menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan paling mendesak di lapangan.
“Harus ada langkah yang lebih serius dan terarah, supaya perbaikan yang dilakukan benar-benar berdampak,” katanya.
Fatlon berharap, upaya pembenahan fasilitas sekolah ke depan dapat berjalan lebih optimal dan merata, sehingga seluruh siswa di Kukar mendapatkan lingkungan belajar yang layak. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar