E-Paper BorneoFlash.com

Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 23 Maret 2026: Disorot Prabowo, Gubernur Kaltim Sudah Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

lihat foto
Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 23 Maret 2026.
Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 23 Maret 2026.

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp8,5 miliar akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Gubernur Rudy Mas’ud. Ia memastikan kendaraan tersebut telah dikembalikan jauh sebelum isu ini ramai menjadi sorotan publik.

Penegasan itu disampaikan Rudy usai pelaksanaan Salat Idulfitri di Samarinda, Sabtu (21/3/2026), menyusul pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyoroti pentingnya efisiensi anggaran, termasuk pembelian mobil dinas bernilai fantastis.

Rudy menegaskan, keputusan pengembalian mobil dinas merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga efisiensi anggaran.

“Pernyataan Presiden menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah bahwa efisiensi anggaran adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kendaraan dinas tersebut telah dikembalikan sejak 2 Maret 2026, dengan seluruh proses administrasi diselesaikan pada 11 Maret 2026.

“Kendaraan dinas tersebut telah kami kembalikan, dan seluruh administrasinya sudah rampung,” tegasnya.

Menurut Rudy, aset tersebut kini telah kembali ke kas daerah dan diharapkan dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih prioritas bagi masyarakat.

“Dana tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan untuk sektor yang lebih mendesak, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kegiatan sosial,” jelasnya.

Meski tanpa kendaraan dinas baru, Rudy memastikan aktivitas pemerintahan tetap berjalan normal. Ia bahkan mengandalkan kendaraan yang sudah tersedia, termasuk kendaraan pribadi untuk kegiatan lapangan.

“Operasional tetap berjalan dan tidak ada kendala berarti,” katanya.

Langkah pengembalian ini juga telah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.


Rudy pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik yang sempat terjadi, sekaligus menegaskan keterbukaan terhadap kritik.

“Kami memohon maaf dan terbuka terhadap masukan demi menjalankan amanah dengan lebih baik,” ujarnya.

Disinggung Presiden, Jadi Sorotan Nasional

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran daerah yang dinilai belum sepenuhnya efisien. Ia menyinggung adanya pembelian mobil dinas kepala daerah dengan nilai mencapai Rp8 miliar.

Menurut Presiden, anggaran daerah seharusnya lebih difokuskan pada kebutuhan mendasar masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur desa.

“Banyak kebutuhan rakyat yang belum terpenuhi, tapi anggaran digunakan untuk hal yang tidak prioritas,” ujar Prabowo dalam keterangannya di Hambalang, Bogor.

Ia juga membandingkan dengan kendaraan dinas yang digunakannya sebagai Presiden, yakni mobil Maung produksi dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.

“Saya pakai mobil buatan Indonesia, tidak sampai Rp8 miliar. Kita harus efisien,” tegasnya.

Pemprov Kaltim: Proses Sudah Tuntas, Dana Dikembalikan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa secara administratif proses pengadaan telah diselesaikan.

Ia menjelaskan, dari total nilai Rp8,49 miliar, pihak penyedia hanya menerima sekitar Rp7,5 miliar, sementara sisanya merupakan pajak yang telah disetorkan ke negara.

Pemprov Kaltim kini juga tengah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk proses pengembalian dana pajak, yang diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga bulan.

Faisal menambahkan, nilai pengadaan tersebut mencakup berbagai komponen seperti pajak, bea balik nama, pengiriman, asuransi, hingga margin penyedia.

“Seluruh proses dilakukan secara transparan sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi anggaran,” pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar