BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat tetap terjaga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Lonjakan kebutuhan selama Ramadan dinilai tidak akan mengganggu stabilitas stok bahan pokok di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memantau kondisi pasokan di pasar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan suci hingga Lebaran.
Ia menjelaskan, cadangan pangan yang tersedia saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Timur dalam beberapa waktu ke depan, bahkan hingga setelah perayaan Idulfitri.
“Berdasarkan pemantauan yang kami lakukan, ketersediaan bahan pangan di Kalimantan Timur berada dalam kondisi cukup. Kami berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta menyambut Idulfitri dengan rasa tenang tanpa kekhawatiran terkait pasokan kebutuhan pokok,” ujarnya, pada Sabtu (14/3/2026).
Meski demikian, pemerintah daerah tidak menutup kemungkinan terjadinya pergerakan harga di sejumlah pasar tradisional menjelang hari besar keagamaan. Kondisi tersebut dinilai sebagai fenomena yang lazim terjadi seiring meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan.
Heni menambahkan, kenaikan harga yang terjadi umumnya bersifat sementara karena dipicu oleh tingginya permintaan rumah tangga dalam waktu yang hampir bersamaan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan, sehingga keseimbangan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran tetap terjaga.
“Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi serta ketersediaan bahan pangan di berbagai daerah guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.






