Ia menambahkan, pembagian takjil dipilih karena dinilai menjadi salah satu bentuk bantuan sederhana namun sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa.
Dengan adanya takjil tersebut, para pengguna jalan dapat segera membatalkan puasa tanpa harus menunggu sampai tiba di rumah.
Selain sebagai kegiatan sosial, aksi berbagi ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat. Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian di tengah masyarakat selama bulan Ramadan,” katanya.
Umar juga berharap kegiatan berbagi takjil seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi positif di lingkungan kecamatan. Dengan demikian, nilai-nilai kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan bisa terus dilaksanakan setiap Ramadan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada warga,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar