Bandara SAMS Sepinggan

Bandara SAMS Sepinggan Siaga Lebaran, Posko Terpadu Dibuka 18 Hari 

lihat foto
Pembukaan posko terpadu angkutan udara lebaran 2026, di Lobby Keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, pada Kamis (12/3/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pembukaan posko terpadu angkutan udara lebaran 2026, di Lobby Keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, pada Kamis (12/3/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Menyambut lonjakan perjalanan pada musim mudik Lebaran 1447 Hijriah, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, resmi mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026.

Pembukaan posko tersebut ditandai dengan apel kesiapan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara, mulai dari otoritas bandara, TNI-Polri, maskapai, hingga petugas operasional lainnya.

Posko terpadu ini akan beroperasi selama 18 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026, sebagai upaya memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik yang menjadi periode mobilitas masyarakat tertinggi setiap tahun.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan bahwa pihaknya memproyeksikan adanya peningkatan trafik penumpang pada Lebaran tahun ini.

“Pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 313.170 orang, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya, di Lobby Keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, pada Kamis (12/3/2026).

Selain itu, pergerakan pesawat juga diprediksi mencapai 2.677 pergerakan, atau naik sekitar 1 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025.

Yang menarik, trafik penerbangan di Bandara Sepinggan diproyeksikan tidak hanya pulih, tetapi juga melampaui kondisi sebelum pandemi. Hal ini terlihat dari recovery rate yang diperkirakan mencapai 105,41 persen, lebih tinggi dibanding capaian pada 2019.


Iwan menyebutkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi jatuh pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Menghadapi peningkatan mobilitas tersebut, manajemen bandara menekankan pentingnya pengelolaan operasional yang lebih presisi, baik di sisi udara maupun di area terminal penumpang.

Seluruh operasional selama periode Lebaran akan dijalankan dengan prinsip 3S + 1C, yakni Safety, Security, Services, dan Compliance, untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan para penumpang.

“Sinergi antar-unsur, mulai dari Otoritas Bandara, TNI-Polri, AirNav, maskapai hingga ground handling menjadi kunci untuk memastikan layanan berjalan aman dan lancar,” tegasnya.

Pembukaan posko terpadu angkutan udara lebaran 2026, di Lobby Keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, pada Kamis (12/3/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pembukaan posko terpadu angkutan udara lebaran 2026, di Lobby Keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, pada Kamis (12/3/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Selain kesiapan teknis, seluruh personel yang bertugas juga diingatkan untuk memberikan pelayanan yang humanis kepada para penumpang.

Menurut Iwan, momen mudik bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi juga memiliki nilai emosional bagi masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarga.

“Kami juga mengimbau calon penumpang untuk memantau informasi penerbangan secara berkala serta datang lebih awal ke bandara agar terhindar dari kepadatan di terminal pada hari-hari puncak,” pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar