“Kalau konflik itu berlanjut, tentu akan berdampak pada tatanan dunia, termasuk Indonesia. Karena itu mari kita berdoa semoga dunia tetap aman dan bangsa kita selalu dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan ukhuwah di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang menjadi kekuatan Kota Balikpapan dan Indonesia secara umum.
“Kita harus menjaga kebersamaan di tengah perbedaan. Persatuan dan persaudaraan adalah fondasi agar daerah kita tetap harmonis,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan turut menyerahkan bantuan dana hibah tahun anggaran 2026 sebesar Rp100 juta kepada Masjid Agung At Taqwa Klandasan Ulu.
Selain itu, diserahkan pula souvenir Safari Ramadan 1447 H/2025 M berupa 1 unit AC 2 PK; 1 unit vacuum cleaner dan 3 unit kipas angin.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kebersihan masjid, sehingga jemaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga pada waktu-waktu mendatang.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemkot Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat nilai religius, persatuan, dan kepedulian sosial sebagai pondasi pembangunan kota. (*)






