BorneoFlash.com, KUKAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan pembangunan 174 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penguatan layanan gizi di daerah.
Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 74 unit telah terbangun, dengan 27 unit di antaranya sudah beroperasi.
Sekretaris Kabupaten Kukar sekaligus Koordinator SPPG, Sunggono, menyebut capaian tersebut merupakan bagian dari pembangunan yang dilakukan secara bertahap.
“Target kita 174 unit. Saat ini 74 sudah dibangun dan 27 sudah aktif beroperasi,” ucap Sunggono, Sabtu (28/2/2026).
Ia menjelaskan, belum seluruh unit langsung difungsikan karena harus melalui tahapan verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Proses tersebut meliputi pemeriksaan kelayakan sarana prasarana hingga kesiapan penerima manfaat.
“Membangun SPPG tidak serta-merta bisa langsung jalan. Ada proses verifikasi yang harus dipenuhi agar operasionalnya benar-benar sesuai standar,” ujarnya.
Selain itu, luas wilayah Kukar turut menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan, terutama pada kawasan terpencil, terluar, dan terjauh (3T).
Distribusi material hingga kesiapan tenaga pendukung menjadi bagian dari perencanaan yang harus diperhitungkan secara matang.
“Wilayah kita sangat luas. Jadi pembangunan dan operasional harus benar-benar diperhitungkan agar setiap unit siap saat difungsikan,” tambahnya.
Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkab Kukar juga memperkuat suplai bahan baku pangan melalui koordinasi dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA).
Upaya ini dilakukan guna memastikan kebutuhan beras, sayuran, buah, hingga sumber protein dapat terpenuhi secara stabil.
Pada tahun 2026, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sekitar 37 kandang ayam petelur di seluruh kecamatan guna menjamin ketersediaan telur berkualitas bagi operasional SPPG.
“Kita ingin program ini berjalan berkelanjutan. Karena itu, selain membangun unitnya, kita juga menyiapkan dukungan bahan baku pangannya,” tegas Sunggono.
Ia memastikan percepatan pembangunan SPPG akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh target 174 unit dapat terealisasi, dengan tetap mengutamakan kelayakan dan pemerataan layanan di seluruh wilayah Kukar.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar