BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Safari Ramadan kedua Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di Masjid Jami’ Al-Azhar, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Kamis (26/2/2026) malam, menjadi momentum penyampaian kabar membanggakan sekaligus penguatan pesan moral kepada masyarakat.
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengawali sambutannya dengan mengumumkan capaian Kota Balikpapan yang meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai Kota Terbaik ke-2 Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025 pada Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta.
“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Semoga ini menjadi motivasi bagi kita untuk semakin aktif mengelola sampah, bukan sebagai beban, tetapi juga bernilai ekonomis serta mewujudkan Balikpapan yang nyaman dan bersih,” ujarnya.
Dalam suasana penuh kebersamaan, Bagus mengajak umat Muslim memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sekaligus mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah hingga akhir Ramadan, bukan hanya semangat di awal. “Yang paling penting adalah bagaimana kita menjalani Ramadan dengan istiqamah sampai akhir,” katanya.
Secara khusus, ia berpesan kepada generasi muda untuk menjaga suasana sejuk selama Ramadan dan tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan, seperti perang sarung, petasan, maupun balap liar. “Perbanyak mengaji, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak ibadah sunnah,” pesannya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau bijak dalam berbelanja guna membantu pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Balikpapan menyerahkan bantuan Safari Ramadan kepada Masjid Jami’ Al-Azhar Batu Ampar berupa dana hibah sebesar Rp34 juta serta perangkat komputer dan printer untuk mendukung pengelolaan dan pelayanan masjid.
Bagus berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah.
Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota, stabilitas sosial, serta semangat berbagi di bulan suci. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar