DPRD Kutai Kartanegara

Ruang Publik Disulap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Ramadan, Dorong Perputaran Transaksi

lihat foto
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Pemanfaatan ruang publik selama Ramadan dinilai menjadi strategi efektif dalam mendorong perputaran transaksi masyarakat.

Pemusatan aktivitas ekonomi di Tangga Arung Square disebut mampu menghidupkan dinamika ekonomi sekaligus menciptakan tata kelola kawasan yang lebih terstruktur.

Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menilai langkah tersebut bukan sekadar memindahkan aktivitas ke satu lokasi, melainkan bagian dari upaya strategis mengoptimalkan fungsi ruang publik sebagai penggerak ekonomi musiman.

“Ruang publik ini kita dorong tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi. Ketika dipusatkan, transaksi lebih terpantau dan dampaknya terhadap masyarakat lebih terasa,” ucap Ahmad Yani, pada Jumat (27/2/2026).

Menurut Yani, sentralisasi kegiatan selama Ramadan membuat arus pengunjung lebih terkonsentrasi, sehingga interaksi ekonomi berlangsung lebih intens.

Kondisi itu dinilai berdampak langsung pada peningkatan perputaran uang di masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tenggarong.


“Kalau aktivitas tersebar, efeknya tidak terlalu signifikan. Dengan konsep terpusat seperti ini, pergerakan ekonomi terlihat lebih hidup dan terukur,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, momentum Ramadan dapat menjadi contoh bagaimana ruang publik dikelola secara produktif tanpa mengabaikan aspek ketertiban dan kenyamanan.

Evaluasi terhadap pola ini, lanjutnya, bisa menjadi dasar pengembangan kebijakan serupa pada momentum lain.

“Kita berharap pendekatan ini tidak hanya bersifat musiman, tetapi bisa menjadi model penguatan ekonomi lokal ke depan,” tuturnya.

Dengan pendekatan yang lebih terarah, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keberlanjutan penguatan ekonomi masyarakat sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Kutai Kartanegara. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar