Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa ketergantungan pada pasokan luar daerah masih menjadi tantangan utama.
Karena itu, pemerintah mulai mendorong strategi jangka panjang: memperkuat produksi lokal.
Melalui skema Koperasi Merah Putih dengan pendekatan new economic progressive, Pemkab Kukar ingin membangun kemandirian komoditas tertentu agar tidak terus bergantung pada distribusi eksternal.
“Harapan kita, kebutuhan bapok masyarakat Kukar ke depan bisa diproduksi di daerah sendiri, terutama komoditas yang secara potensi memang bisa kita kembangkan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan TPID Kukar memiliki pengalaman dalam menjaga stabilitas harga. Bahkan, tim tersebut pernah mencatat prestasi sebagai yang terbaik di Pulau Kalimantan.
“Kita memiliki tim pengendali inflasi yang solid. Bahkan, TPID Kukar sempat menjadi yang terbaik di Kalimantan, dan strategi tersebut akan terus kita jalankan,” pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar