Di sisi lain, purnatugasnya 21 ASN yang sebagian besar berasal dari sektor pendidikan menjadi perhatian serius Pemkot Balikpapan dalam menjaga keberlanjutan pelayanan publik. Untuk mengisi kekosongan, Pemkot telah menyiapkan sistem rekrutmen melalui skema PJLP, khususnya untuk tenaga pendidik.
Sementara untuk jabatan struktural di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Balikpapan telah memulai proses asesmen guna menentukan pengisian jabatan yang tepat. Seluruh proses tersebut dilakukan sesuai mekanisme dan menjadi kewenangan Wali Kota.
“Regenerasi harus berjalan. Yang purnatugas kami lepas dengan penghargaan, yang akan mengisi kami siapkan dengan sistem dan proses yang profesional,” jelas Bagus.
Ia juga berpesan agar para ASN purnatugas tetap aktif secara fisik dan intelektual. Menurutnya, terus bergerak dan berpikir adalah kunci menjaga kesehatan dan kebahagiaan di masa pensiun.
“Kalau sehat, harus tetap bergerak dan berpikir. Jangan berhenti, supaya tetap bermanfaat dan tidak mudah sakit,” tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar