BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditutup sementara setelah beroperasi secara fungsional Natal dan Tahun Baru (Nataru) terbatas selama 16 hari sejak dibuka pada 20 Desember 2025.
Selama masa uji coba tersebut, antusiasme masyarakat terbilang tinggi, ditandai dengan puluhan ribu kendaraan yang melintas.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim), Yudi Hardiana, menyebut pengoperasian fungsional Tol IKN mendapat respons positif dari masyarakat.
Selain ingin menjajal tol baru, kedekatan akses menuju kawasan IKN juga menjadi daya tarik utama.
“Secara keseluruhan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pertama karena ingin mencoba jalan tol ini, yang secara fungsional merupakan yang terpanjang di Indonesia, dengan panjang sekitar 50,2 kilometer. Kedua, karena akses ke IKN menjadi semakin dekat sehingga masyarakat ingin melihat dan menikmati kawasan IKN,” ujar Yudi, pada Minggu (4/1/2026), di Pintu Tol KM 8 Kecamatan Balikpapan Utara.
Selama periode 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tercatat sekitar 90 ribu kendaraan melintas di ruas tol tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman IKN 2, Arvin Jiri.
“Jika dirata-ratakan, dalam 16 hari operasional terdapat sekitar 4.000 hingga 5.000 kendaraan per hari,” jelas Arvin.
Meski volume kendaraan cukup tinggi, Arvin memastikan operasional tol berjalan lancar tanpa kendala berarti. Insiden yang terjadi bersifat minor dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Secara umum tidak ada kendala. Hanya beberapa kejadian seperti kendaraan pecah ban, kehabisan bahan bakar, atau mogok,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil evaluasi selama masa operasional fungsional, pihak BBPJN akan melakukan sejumlah penyempurnaan sebelum tol kembali difungsikan.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi penataan dan penambahan rambu-rambu lalu lintas, penyelesaian pengaspalan tahap akhir, serta perlebaran di beberapa segmen jalan.
“Evaluasi ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan merapikan rambu-rambu, menyelesaikan pekerjaan pengaspalan terakhir, serta melakukan perlebaran jalan hingga konstruksi benar-benar rampung,” kata Arvin.
Ke depan, Tol IKN diproyeksikan siap mendukung arus lalu lintas strategis, khususnya menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Penyempurnaan ditargetkan rampung pada awal Maret.
“Target kami adalah persiapan jalur Lebaran. Di awal Maret, jalan tol ini akan kami sempurnakan agar lebih baik dan lebih aman bagi pengguna jalan,” sebutnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar