BorneoFlash.com, JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meluncurkan aplikasi antifraud dan e-audit untuk memperkuat pengawasan internal serta mencegah korupsi secara sistematis dan berbasis teknologi.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa peluncuran tersebut menjadi langkah konkret Kemenbud sebagai kementerian baru dalam membangun integritas, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan.
Kemenbud menamai aplikasi antifraud SAMAN (Sistem Manajemen Anti-Fraud) dan aplikasi e-audit BIMA (Basis Informasi Manajemen Audit) yang berfungsi mendeteksi potensi kecurangan sejak dini serta memperkuat pengawasan berbasis data dan analisis risiko.
Fadli Zon menegaskan bahwa Kemenbud menerapkan pencegahan korupsi sejak tahap perencanaan agar seluruh program berjalan tepat sasaran, efisien, transparan, serta memudahkan proses audit.
Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan Fryda Lucyana menambahkan bahwa penerapan SAMAN dan BIMA mendorong pengawasan berbasis risiko, melibatkan seluruh pegawai, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar