BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengukuhkan Badan Pengelola Masjid Madinatul Iman (Balikpapan Islamic Center) periode 2025–2030, Pengukuhan berlangsung di Masjid Madinatul Iman, pada Jumat (26/12/2025).
Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Muhammad Andi Yusri, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pergantian kepengurusan bukan karena kinerja pengurus lama yang kurang baik, melainkan sebagai bentuk penyegaran organisasi.
“Ini penyegaran saja, karena ada beberapa pengurus yang sudah purna tugas. Tujuan kita sama, yakni kegiatan sosial dan bagaimana masjid ini bisa terus dimakmurkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengurus lama masih tetap dilibatkan dalam kepengurusan yang baru. Menurutnya, Masjid Madinatul Iman merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Sekarang masjid ini sudah makmur, tapi insyaallah ke depan bisa lebih makmur lagi,” katanya.
Rahmad Mas’ud juga menyampaikan bahwa kepengurusan baru melibatkan banyak unsur organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk pejabat yang telah purna tugas.
Ketua pengurus yang baru merupakan Asisten II Sekretariat Kota Balikpapan yang membidangi perekonomian, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat.
“Harapannya kita bisa bersinergi bersama-sama dalam mengelola masjid ini. Ini sudah menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa Masjid Madinatul Iman tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan ruang ramah anak.
Pemerintah Kota Balikpapan, lanjutnya, berencana membangun sekolah terpadu jenjang SD dan SMP di kawasan Islamic Center pada tahun depan.
“Mudah-mudahan kawasan ini benar-benar bermanfaat bagi warga Kota Balikpapan,” ujarnya.
Menjelang bulan suci Ramadan, Rahmad Mas’ud meminta pengurus baru segera melakukan persiapan, termasuk memastikan sistem tata suara dan pendingin ruangan masjid dalam kondisi optimal.
“Sebelum Ramadan, semuanya harus benar-benar siap. Kalau anggaran kurang, nanti pakai uang saya saja, niatnya bersedekah,” ucapnya.
Ia optimistis pengurus mampu menjalankan tugas dengan baik karena di dalamnya tergabung para ustad, ulama, birokrat, dan santri yang memahami pengelolaan masjid.
Selain itu, Rahmad Mas’ud juga meminta agar taman-taman di sekitar masjid ditata dengan sebaik mungkin, ditanami rumput dan pohon-pohon bermanfaat, termasuk tanaman buah khas Balikpapan seperti kecapi.
“Tujuannya agar kawasan ini menjadi ikon wisata religi sekaligus sarana edukasi, selain sebagai tempat ibadah,” tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar