Otorita IKN

Guru Jadi Kunci Peradaban IKN, Otorita Tekankan Transformasi Peran Pendidik

Guru Jadi Kunci Peradaban IKN, Otorita Tekankan Transformasi Peran Pendidik
Klik untuk memutar video
Ratusan guru se-Kalimantan Timur yang tergabung dalam agenda HUT PGRI ke-80 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari seminar pendidikan, penanaman pohon, hingga mengunjungi proyek strategis di Ibu Kota Nusantara, pada Jumat (5/12/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN

BorneoFlash.com, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa peran guru di era baru tidak lagi hanya sebagai pengajar di ruang kelas, melainkan sebagai fasilitator utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Penegasan ini disampaikan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang dibacakan oleh Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, dalam peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 di Gedung Kemenko 4, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Jumat (5/12/2025).

Dalam sambutannya, Bimo menegaskan komitmen Otorita IKN dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ratusan guru se-Kalimantan Timur yang tergabung dalam agenda HUT PGRI ke-80 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari seminar pendidikan, penanaman pohon, hingga mengunjungi proyek strategis di Ibu Kota Nusantara, pada Jumat (5/12/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN
Ratusan guru se-Kalimantan Timur yang tergabung dalam agenda HUT PGRI ke-80 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari seminar pendidikan, penanaman pohon, hingga mengunjungi proyek strategis di Ibu Kota Nusantara, pada Jumat (5/12/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN

“Kami telah membangun fasilitas pendidikan dari PAUD, SD, SMP hingga SMA, dan seluruhnya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Tujuannya jelas, mencetak talenta muda sebagai generasi emas Ibu Kota Nusantara yang siap menjawab tantangan global di era digital,” ujar Bimo.

Peringatan HUT PGRI ke-80 ini dihadiri ratusan guru dari seluruh Kalimantan Timur dan juga dirangkai dengan seminar pendidikan bertema “Sinergi PGRI dan Pemerintah dalam Mewujudkan Guru Hebat Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ketua PGRI Kalimantan Timur, Yonathan Palinggi, menilai seminar tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam penguatan kompetensi guru, khususnya melalui kemitraan strategis dengan Otorita IKN.

“Kami berharap sinergi PGRI dengan Otorita Ibu Kota Nusantara dapat terus berlanjut. PGRI sebagai organisasi profesi progresif siap mengambil peran aktif dalam peningkatan kualitas dan kompetensi guru,” tegasnya.

Ratusan guru se-Kalimantan Timur yang tergabung dalam agenda HUT PGRI ke-80 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari seminar pendidikan, penanaman pohon, hingga mengunjungi proyek strategis di Ibu Kota Nusantara, pada Jumat (5/12/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN
Ratusan guru se-Kalimantan Timur yang tergabung dalam agenda HUT PGRI ke-80 mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari seminar pendidikan, penanaman pohon, hingga mengunjungi proyek strategis di Ibu Kota Nusantara, pada Jumat (5/12/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN

Sementara itu, Ketua Panitia HUT PGRI ke-80, Ikhsan, menilai bahwa hadirnya Ibu Kota Nusantara membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan nasional.

“Ini momentum yang sangat penting. Selain merayakan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025, kita juga harus menyadari bahwa dunia pendidikan sedang mengalami transformasi besar, terlebih dengan hadirnya IKN sebagai pusat peradaban baru bangsa,” katanya.

Ia menegaskan, guru bukan sekadar profesi, melainkan kekuatan utama dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. Sejalan dengan itu, Otorita IKN menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Nusantara sebagai ibu kota masa depan Indonesia. (*/Humas Otorita IKN)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar