“Tujuan utama kami adalah agar para eksportir memahami apa saja isi dari CEPA tersebut dan keuntungan konkret yang bisa dirasakan langsung oleh pelaku usaha,” jelasnya.
Selain sosialisasi pasar baru, GPEI juga terus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih berpihak pada pelaku ekspor. Fokus utamanya adalah penyederhanaan regulasi, kemudahan akses pembiayaan, dan peningkatan kapasitas Usaha Kecil Menengah (UKM) agar mampu merambah pasar global.
“Eksportir merupakan tonggak pertumbuhan ekonomi nasional, dan Presiden selalu memberikan perhatian khusus pada dunia ekspor. Kami ingin memastikan ekosistem ini mendukung UMKM untuk naik kelas,” tambah Mikhael.
Acara Rakernas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.30 WIB untuk sesi dialog publik, dilanjutkan dengan rapat internal organisasi hingga pukul 17.00 WIB. Jakarta dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan mengingat posisinya sebagai pusat koordinasi ekonomi nasional.
Melalui Rakernas ini, GPEI berharap dapat memperkuat ekosistem ekspor Indonesia dengan mendorong inovasi produk dan keberanian ekspansi pasar.
“Bisa ekspor artinya berani inovasi dan siap adaptasi,” pungkas Mikhael. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar