Seluruh sistem dikendalikan secara terpusat melalui Main Control Room (MCR) yang menampilkan deteksi, alarm, dan CCTV secara simultan.
Sebagai langkah memastikan keandalan sistem, KPB mengadakan latihan tanggap darurat di area RFCC Complex. Skenario simulasi mencakup kebakaran pada kompresor berisi hidrokarbon mudah terbakar, respons pemadaman oleh tim operasi dan HSSE dan prosedur evakuasi pekerja.
Latihan ini penting mengingat RFCC menjadi jantung peningkatan profit kilang, yang berperan mengolah residu menjadi produk bernilai tinggi.
Implementasi sistem ini merupakan bagian dari Process Safety Asset Integrity Management System (PSAIMS), yang memastikan keandalan aset kilang dan meminimalkan risiko proses.
RDMP Balikpapan sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menargetkan peningkatan kapasitas pengolahan dari 260 ribu menjadi 360 ribu barel per hari (MBSD).
Asep menegaskan bahwa penerapan teknologi keselamatan ini bukan hanya persyaratan industri, tetapi komitmen moral perusahaan.
“Dengan sistem keselamatan terintegrasi berstandar internasional, kami berkomitmen memastikan pekerja tetap aman, operasi awal kilang berjalan andal, dan lingkungan sekitar terlindungi,” tutupnya. (*)






