BorneoFlash.com, BALIKPAPAN -
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital. Upaya ini sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota modern yang efisien dan akuntabel, sekaligus menegaskan perannya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan modern. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan tim TVRI Kalimantan Timur di Ruang Kerjanya, dalam sesi wawancara khusus yang menyoroti perkembangan pelayanan publik dan program pembangunan di kota ini. “Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan dalam mengakses pelayanan. Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memperkuat sistem pelayanan digital agar lebih cepat, transparan, dan terbuka,” ujar Bagus. Menurut Bagus, transformasi digital tidak hanya bertujuan mempermudah pelayanan, tetapi juga memperkokoh sinergi antar OPD, meningkatkan efisiensi kerja, dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Dengan sistem digital yang terintegrasi, masyarakat dapat lebih mudah mengakses berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan hingga izin usaha, tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan. Selain itu, Bagus menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan. Pemkot Balikpapan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran. “Balikpapan memiliki tanggung jawab besar sebagai gerbang utama menuju IKN. Karena itu, kami berkomitmen agar pembangunan di kota ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Tidak hanya transformasi digital, Pemkot juga fokus pada penguatan kualitas hidup warga melalui keamanan, kebersihan, dan kenyamanan kota. Balikpapan dikenal luas sebagai ‘Kota Nyaman untuk Dihuni’, dan upaya menjaga kualitas lingkungan menjadi bagian penting dari strategi pembangunan berkelanjutan. Sesi wawancara dengan TVRI Kaltim ini menjadi bagian dari liputan khusus yang menyoroti inovasi pelayanan publik di daerah penyangga IKN. Balikpapan ditampilkan sebagai contoh daerah yang siap beradaptasi dengan dinamika pembangunan nasional, memadukan teknologi, pelayanan publik, dan pembangunan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat. Pemkot Balikpapan berharap konsistensi transformasi digital dan modernisasi pelayanan publik dapat menciptakan pemerintahan yang lebih responsif, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kalimantan Timur. (Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar