Berita Nasional

107 Perusahaan Minati Proyek Waste to Energy di Indonesia

lihat foto
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani disela-sela acara bertajuk 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran "Optimism on 8 percent Economic Growth" di Jakarta, Kamis (16/10/2025). FOTO : ANTARA/ Muhammad Heriyanto
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani disela-sela acara bertajuk 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran "Optimism on 8 percent Economic Growth" di Jakarta, Kamis (16/10/2025). FOTO : ANTARA/ Muhammad Heriyanto
BorneoFlash.com

, JAKARTA - Sebanyak 107 perusahaan menyatakan minat bergabung dalam proyek

Waste to Energy

atau pembangunan Stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut, 53 perusahaan berasal dari dalam negeri dan 54 dari luar negeri, seperti Jepang, China, Belanda, Jerman, dan Singapura. “Mayoritas merupakan pemain besar di negaranya masing-masing,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Rosan menegaskan, Danantara akan menyeleksi peserta secara transparan untuk memastikan proyek selesai dalam dua tahun.

CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir menambahkan, Danantara menargetkan proses lelang rampung dalam 6–8 pekan, dengan peluncuran proyek pada akhir 2025. Tahap awal pembangunan mencakup 10 kota: Tangerang, Bekasi, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan Makassar.

Secara total, Danantara akan mengembangkan 33 proyek dengan nilai investasi sekitar 150–200 juta dolar AS atau Rp2,49–Rp3,32 triliun per proyek. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar