"Kami ingin menghadirkan pengalaman otomotif yang dekat, kreatif, dan menyenangkan. Tidak sekadar ajang bisnis, tapi juga mendorong ekonomi daerah, membuka peluang bagi UMKM dan komunitas lokal,” kata Rudi.
Rudi menambahkan, IIMS Garage 2025 menjadi fondasi menuju pameran otomotif yang lebih besar tahun depan.
“Kami percaya, IIMS di Balikpapan bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru di Kalimantan Timur, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah impian bagi industri otomotif berskala nasional dan internasional,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyambut baik penyelenggaraan IIMS Garage 2025. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dan pusat pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Balikpapan bukan kota tambang, tapi kota MICE. IIMS ini salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia, dan sangat tepat diselenggarakan di sini,” ujarnya.
Menurut Bagus, antusiasme warga Balikpapan terhadap otomotif sangat tinggi. “Setiap ada produk baru, masyarakat di sini selalu jadi yang pertama. Dari mobil, motor, hingga gadget—semuanya cepat direspons. Itu menunjukkan potensi pasar yang luar biasa,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk berkembang. “Kami titip agar UMKM diundang dan difasilitasi dalam pameran ini. Banyak produk kuliner, kerajinan, batik, dan perhiasan khas Balikpapan yang bisa tampil bahkan menembus pasar ekspor,” ujarnya.
Bagus menegaskan, Pemerintah Kota Balikpapan siap bersinergi dengan penyelenggara agar ajang ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong sektor ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar