BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri PPN/
Kepala
Bappenas
Rachmat
Pambudy
menyebut
potensi
filantropi
di Indonesia
melebihi
Rp600
triliun
. Angka
ini
berasal
dari
zakat,
wakaf
,donatur
lintas
agama, dan dana
sosial
perusahaan
.“
Kalau
kita
menggerakkan
ini
bersama
,kita
bisa
menciptakan
ladang
amal
besar
,”
ujarnya
saat
membuka
Filantropi
Festival 2025 di Jakarta,
Senin
.mencontohkan
Fatima al-
Fihri
,filantropis
perempuan
yang
membangun
universitas
pertama
diMaroko
.Iamenyebut
kontribusi
filantropi
turut
mendorong
lahirnya
kampus-kampus
diEropa
dan Amerika.
Ia
mengaku
bisa
bersekolah
di PSKD
karena
dukungan
para
filantropis
.Menurutnya
,sekolah
seperti
Al-Izhar dan
kampus
Prasetiya
Mulya
juga
berdiri
atas
inisiatif
serupa
.“
Filantropi
Indonesia
telah
membangun
banyak
hal
.Kalau
gerakan
ini
makin
kuat
,kita
bisa
mewujudkan
pembangunan
berkelanjutan
,”
tegasnya
.Rachmat
menilai
kolaborasi
dan
kesadaran
sosial
menjadi
kunci
pembangunan
. “
Filantropi
itu
wujud
cinta
kepada
sesama
. Ketika
kita
saling
peduli
,kita
ikut
membangun
kemanusiaan
,masyarakat
, dan
bangsa,”
katanya
.Ia
menekankan
bahwa
pemerintahbisa
mengatur
arah
dan
kebijakan
,tetapi
masyarakat
harus
sadar
bahwa
pembangunan
memerlukan
peran
aktif
semua
pihak
. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar