Berita Nasional Terkini

Danantara Perkuat Komitmen Bangun Lembaga Investasi yang Akuntabel dan Global

lihat foto
Danantara Dukung BRILiaN Way, Langkah BRI Jadi Bank Terkemuka ASEAN. Foto: ANTARA/HO-BRI
Danantara Dukung BRILiaN Way, Langkah BRI Jadi Bank Terkemuka ASEAN. Foto: ANTARA/HO-BRI

BorneoFlash.com, JAKARTA - Badan

Pengelola

Investasi

Daya

Anagata

Nusantara (

Danantara

)

menegaskan

komitmennya

membangun

institusi

yang

kuat

,

akuntabel

, dan

sesuai

standar

global.

Director Global Relations and Governance

Danantara

Indonesia, Mohamad Al-

Arief

,

menyatakan

Indonesia

perlu

menyelaraskan

manajemen

kekayaan

negara

dengan

prinsip

integritas

dan

transparansi

internasional

.

“Kita

membangun

institusi

kepercayaan

,

bukan

sekadar

pengelola

dana dan

aset

.

Semua

proses

harus

mencerminkan

praktik

global

terbaik

,”

ujarnya

dalam

diskusi

publik

LM FEB UI dan ISMS di Jakarta.

Ia

menyebut

Danantara

terus

belajar

dari

berbagai

sovereign wealth fund (SWF) dunia,

terutama

dalam

pengambilan

keputusan

,

pengawasan

independen

, dan

transparansi

publik

.

Laporan

keuangan

penting

,

tapi

struktur

keputusan

,

pengawasan

, dan

dampaknya

bagi

masyarakat

juga

harus

nyata

,”

lanjutnya

.

Danantara

saat

ini

menjalankan

agenda

transformasi

jangka

panjang

,

termasuk

konsolidasi

BUMN,

penguatan

evaluasi

kinerja

, dan

penyesuaian

sistem

insentif

serta

pengawasan

.

Meski

belum

diumumkan

resmi

,

peserta

diskusi

sepakat

bahwa

reformasi

kelembagaan

harus

berlandaskan

kebutuhan

nasional

dan

selaras

dengan

standar

global.

Akademisi

dari

Harvard Business School dan Indonesia Investment Authority (INA) juga

menekankan

pentingnya

memperkuat

kredibilitas

kelembagaan

untuk

menjamin

investasi

jangka

panjang

.

“Kita

sedang

membangun

fondasi

agar

hasil

investasi

benar-benar

maksimal

untuk

bangsa

,”

tegas

Al-

Arief

.

Danantara

juga

berperan

sebagai

instrumen

pemerataan

pembangunan

.

Mereka

mengarahkan

investasi

ke

sektor

berdampak

luas

seperti

hilirisasi

industri

,

energi

terbarukan

,

digitalisasi

,

kesehatan

, dan

ketahanan

pangan

.

Investasi

harus

membuka

lapangan

kerja

,

memperluas

akses

pendidikan

dan

kesehatan

,

serta

memastikan

manfaat

merata

,”

tutupnya

. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar