Berita Pemkab Paser

Disdikbud Paser Siapkan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Kurang Mampu di SD dan SMP

lihat foto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paser, M Yunus Syam saat menjelaskan kepada awak media terkait pembagian seragam sekolah gratis di Sekretariat DPRD Paser, Senin (7/7/2025). Foto: BorneoFlash/Joe
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paser, M Yunus Syam saat menjelaskan kepada awak media terkait pembagian seragam sekolah gratis di Sekretariat DPRD Paser, Senin (7/7/2025). Foto: BorneoFlash/Joe

BorneoFlash.com, TANA PASER – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser akan menyalurkan seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.

Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi Pemerintah Kabupaten Paser dalam mewujudkan daerah yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera (TUNTAS).

Kepala Disdikbud Paser, M. Yunus Syam, menjelaskan bahwa bantuan seragam ini tidak diberikan secara menyeluruh kepada semua siswa, melainkan khusus bagi peserta didik baru yang memenuhi kriteria tidak mampu.

“Program ini memang awalnya direncanakan untuk seluruh siswa, namun dari segi regulasi tidak memungkinkan. Jadi hanya diperuntukkan bagi siswa baru dari keluarga kurang mampu,” ujar Yunus saat ditemui di kantor Sekretariat DPRD Paser, pada Senin (7/7/2025).

Untuk seragam batik, Yunus mengatakan pengadaannya kemungkinan dilakukan secara menyeluruh karena pakaian tersebut tidak tersedia secara umum di pasaran.

“Karena batik ini tidak dijual secara umum seperti seragam putih biru atau pramuka, maka kemungkinan besar pengadaannya dilakukan langsung oleh sekolah,” imbuhnya.

Saat ini, Disdikbud Paser masih melakukan proses pendataan terhadap siswa yang berhak menerima bantuan. Data tersebut akan diperoleh dari hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya jalur afirmasi.

“Kami masih menunggu proses PPDB selesai untuk memastikan jumlah siswa baru dari jalur afirmasi, karena itulah indikator utama untuk menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan,” jelas Yunus.

Penyaluran seragam nantinya akan dilakukan melalui masing-masing sekolah, setelah proses pengadaan melalui lelang selesai dilakukan sesuai dengan mekanisme anggaran perubahan.

“Pengadaannya dilakukan pada anggaran perubahan. Jadi pembagian seragam gratis akan dilakukan setelah itu,” terang Yunus.

Adapun jenis seragam yang akan dibagikan meliputi seragam putih biru, seragam pramuka, dan baju batik sekolah. (*/Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar