BorneoFlash.com, SAMARINDA – Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025.
Pendaftaran terbuka hingga 30 Juli mendatang melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi Kalimantan Timur.
Sebanyak 125 kursi disediakan untuk calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan seni secara gratis.
ISBI Kaltim merupakan satu-satunya perguruan tinggi seni di Pulau Kalimantan yang berdiri atas inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim sejak 2012, dan kini terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak.
"Jumlah kuota yang tersedia tahun ini terdiri dari 35 mahasiswa untuk program studi Tari, 25 untuk Etnomusikologi, 25 untuk Kriya, serta 40 mahasiswa untuk Film dan Televisi,"ujar Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim, Dasmiah, pada Rabu (2/7/2025).
ISBI Kaltim sebelumnya sempat tidak aktif, namun kini kembali beroperasi dan menjalin kemitraan strategis dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Melalui kerja sama afirmasi ini, seluruh mahasiswa yang lolos seleksi berkesempatan menempuh kuliah tanpa dikenakan biaya pendidikan.
Dasmiah menjelaskan bahwa program afirmasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang seni budaya, yang sejalan dengan kebutuhan lokal Kalimantan Timur.
"Program afirmasi memberi ruang bagi pemerintah provinsi untuk menetapkan kebijakan khusus guna memenuhi kebutuhan tenaga terampil di sektor seni budaya,"jelasnya.
Selain pembebasan biaya kuliah, mahasiswa ISBI Kaltim juga akan memperoleh fasilitas bantuan tempat tinggal berupa life kost. Biaya hunian tersebut akan ditanggung oleh pemerintah.
Khusus bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, beasiswa tambahan juga disediakan dan akan mulai diberikan pada tahun kedua masa studi.
Saat ini, ISBI Kaltim masih menempati kawasan Museum Mulawarman di Tenggarong sebagai lokasi sementara.
Namun, lahan seluas 30 hektare di Tenggarong Seberang telah disiapkan untuk pembangunan kampus permanen.
Proyek pembangunan fisik kampus dijadwalkan akan dimulai tahun depan dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
“Pembangunan akan dilaksanakan langsung oleh kementerian terkait mulai tahun depan,”tambah Dasmiah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar