BorneoFlash.com, LIFESTYLE – DC Studios telah merilis trailer terbaru “Superman (2025)” pada Rabu malam, 14 Mei 2025, melalui kanal YouTube Warner Bros.
Hampir tiga menit lamanya, cuplikan ini menggoda penonton dengan deretan adegan emosional sekaligus aksi besar‐besaran menandai debut layar lebar pertama di era anyar DC Universe (DCU).
Rilis dan Pemeran
Disutradarai James Gunn, film ini dijadwalkan mengudara di bioskop Internasional pada 9 Juli 2025 (11 Juli di AS).
David Corenswet kini mengenakan jubah merah kebesaran Clark Kent/Superman, menggantikan Henry Cavill, sementara Rachel Brosnahan memerankan Lois Lane.
Konflik Politik dan Kritik Terhadap Superman
Trailer menyorot Superman yang dikritik keras oleh Menteri Pertahanan Rick Flag Sr. beserta publik Amerika Serikat.
Aksinya menghentikan perang di wilayah asing tanpa otorisasi dianggap melanggar hukum internasional, hingga ia ditahan otoritas.
Narasi ini mengingatkan pada “Batman v Superman: Dawn of Justice” (2016), namun kali ini diperluas dengan kehadiran Lex Luthor kini menjabat Presiden AS dan menjadi musuh utama sang Man of Steel.
Galeri Villain dan Superhero Anyar
Cuplikan tersebut juga menampilkan sejumlah tokoh antagonis baru, di antaranya The Engineer dan Ultraman, yang tampaknya menjalin aliansi dengan Rick Flag Sr.
Selain itu, para penggemar setia komik akan langsung mengenali kemunculan Lex Luthor, yang kini telah berubah dari figur politik menjadi musuh utama Superman.
Sementara di sisi pahlawan, DCU memperkenalkan deretan superhero baru yang memperkuat tema multiverse sekaligus memperluas jangkauan semesta DC.
Terlihat Hawkgirl, Mr. Terrific, dan Guy Gardner alias Green Lantern, yang bersama-sama membentuk tim superhero pertama di era DCU.
Cuplikan juga menampilkan Metamorpho dalam sebuah adegan saat ia ditahan di fasilitas milik Lex Luthor.
Romansa Lois–Clark & Lapisan Emosional
Chemistry Lois Lane dan Clark Kent diawali wawancara eksklusif, lalu berujung momen romantis di akhir trailer.
Film juga menampilkan sisi rentan Superman lewat interaksi hangat bersama orang tua angkat di Smallville, menegaskan bahwa sang pahlawan tidak hanya kuat, tetapi juga manusiawi—bisa marah, ragu, bahkan rapuh.
Petunjuk Multiverse
Menjelang akhir trailer, Lois dan Mr. Terrific menembus sebuah portal menuju realitas kelam nan kosong, memicu teori penggemar termasuk kemungkinan benang merah ke Peacemaker Season 2.
James Gunn sendiri menyebut film ini “reimagining total” tokoh Superman dalam DCU.
Persiapan David Corenswet
Terpilih setelah menyingkirkan kandidat lain seperti Nicholas Hoult, Corenswet mengaku melahap komik dan film Superman demi mendalami karakter.
“Setiap aktor punya sentuhan pribadi, tapi saya tetap berupaya sedekat mungkin dengan versi komik orisinal,” tuturnya kepada The Hollywood Reporter.
Tonggak Baru DCU
Awalnya berjudul “Superman: Legacy”, proyek ini membuka Chapter One: Gods and Monsters di DCU.
James Gunn dan Peter Safran bertindak selaku produser eksekutif. Setelah DC Extended Universe (DCEU) berakhir di “Aquaman and the Lost Kingdom” (2023), Warner Bros berharap “Superman (2025)” membangkitkan kembali antusiasme penggemar.
Film berikutnya, “Supergirl: Woman of Tomorrow”, dijadwalkan 26 Juni 2026.
Dengan konflik politik, portal multiverse, dan parade karakter lawas sampai baru, “Superman (2025)” digadang‐gadang sebagai fondasi kokoh bagi DC Universe yang sepenuhnya baru. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar