BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Gala premier film horor Kafir Gerbang Sukma sukses menyedot perhatian warga Kota Balikpapan.
Acara pemutaran perdana di Bioskop XXI E- Walk Balikpapan Super Block, pada Selasa (27/1/2026) dipadati penonton dari berbagai kalangan yang penasaran dengan kelanjutan film Kafir setelah delapan tahun penantian.
Film horor terbaru produksi Starvision ini merupakan debut film panjang yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri Chand Parwez Servia. Kafir Gerbang Sukma dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada Kamis 29 Januari 2026.
Aktris Nadya Arina, yang kembali memerankan karakter Dina, mengungkapkan bahwa proses syuting film ini penuh tantangan, baik secara fisik maupun mental. Lokasi pengambilan gambar dilakukan di sejumlah tempat yang dikenal memiliki nuansa mistis, seperti Banyuwangi, Jember, dan kawasan Gunung Bromo.
“Kami syuting di Banyuwangi, Jember, dan Gunung Bromo. Banyuwangi kan dikenal banyak hal mistis, tapi alhamdulillah sebelum syuting kami izin dulu dan semua pemain sudah diingatkan untuk menjaga ucapan dan perbuatan. Alhamdulillah selama syuting tidak ada kejadian aneh,” ujar Nadya.
Menurut Nadya, hampir seluruh adegan dalam film ini menuntut usaha ekstra, karena dilakukan di lokasi hutan yang belum banyak dijamah manusia. Adegan paling berat baginya adalah saat final battle, ketika seluruh konflik cerita mencapai puncaknya.
“Semua adegan melelahkan karena lokasinya di hutan. Tapi yang paling susah buat aku adalah adegan final battle, saat semua karakter dikumpulkan,” ungkapnya.

Nadya juga mengaku terkesan dengan sambutan penonton Balikpapan. Ini merupakan kunjungan pertamanya ke kota tersebut.
“Aku pertama kali ke Balikpapan dan excited banget lihat antusias penontonnya. Padahal filmnya belum tayang. Senang banget apa yang kami kerjakan bisa dinikmati, apalagi nanti kalau sudah resmi tayang,” katanya.
Ia berharap film ini mendapat sambutan lebih besar dibanding film pertamanya delapan tahun lalu. “Bukan hanya penggemar Kafir pertama, tapi semoga semua penonton bisa menghargai dan mencintai karya kami yang sudah kami tunggu selama delapan tahun,” tambahnya.




