BorneoFlash.com, SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H. Rudy Mas’ud, menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kebijakan terbaru yang membuka akses gratis ke seluruh fasilitas olahraga di Stadion Kadrie Oening, Samarinda.
Kebijakan ini diumumkan pada Minggu (20/4/2025), sesaat setelah Gubernur mengikuti kegiatan penanaman pohon di kawasan stadion.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk aktif berolahraga dan memanfaatkan sarana yang tersedia tanpa dipungut biaya.
“Kami membuka seluruh fasilitas olahraga di stadion ini secara gratis sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Silakan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya ketika meninjau langsung lintasan lari dan lapangan multifungsi yang kini ramai digunakan warga untuk berolahraga.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program unggulan Gratispol (Gratis Program Layanan), yang diinisiasi oleh pemerintahan Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.
Program tersebut menekankan pemerataan akses terhadap layanan dasar, termasuk kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan publik lainnya.
Menurut Gubernur Rudy, ketersediaan sarana olahraga yang dapat diakses tanpa biaya diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi kesehatan fisik dan mental warga Kaltim
Stadion Kadrie Oening, yang dulunya hanya digunakan saat event olahraga tertentu, kini telah berkembang menjadi ruang terbuka publik yang multifungsi. Di sana tersedia fasilitas lintasan atletik, jalur jogging, area kebugaran, hingga tribun yang dapat digunakan untuk kegiatan komunitas.
Pemprov Kaltim secara bertahap juga melakukan revitalisasi area stadion agar lebih inklusif dan nyaman untuk seluruh lapisan masyarakat.
Sejumlah rencana ke depan mencakup pembangunan taman bermain anak, ruang ganti yang ramah difabel, dan penyelenggaraan kegiatan olahraga massal secara rutin.
Kebijakan ini sejalan dengan visi jangka panjang “Kaltim Emas 2045”, yang tidak hanya memprioritaskan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga penguatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
"Masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani adalah kunci terbentuknya generasi yang unggul. Oleh karena itu, kami membuka stadion ini untuk seluruh warga tanpa pungutan apapun, agar semua bisa hidup lebih sehat dan aktif,” tegasnya.
Dengan dibukanya akses stadion secara cuma-cuma, Pemprov Kaltim berharap olahraga tidak lagi menjadi kegiatan eksklusif, melainkan bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar