Berita Bontang Terkini

Perumda AUJ Copot Direktur PT Laut Bontang Bersinar, Lakukan Audit Menyeluruh

lihat foto
Direktur Perumda AUJ, Abdu Rahman. Foto: BorneoFlash/IST 
Direktur Perumda AUJ, Abdu Rahman. Foto: BorneoFlash/IST 

BorneoFlash.com, BONTANG - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) resmi mencopot Muhammad Lien Sikin dari jabatannya sebagai Direktur PT Laut Bontang Bersinar (LBB).

Pemberhentian ini diumumkan dalam konferensi pers oleh Direktur Perumda AUJ, Abdu Rahman, di kantor Perumda di Pelabuhan Loktuan, pada Selasa (18/3/2025).

Menurut Rahman, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh yang menemukan berbagai permasalahan, terutama terkait kondisi keuangan PT LBB yang terus memburuk.

Rahman mengungkapkan bahwa anak perusahaan pelat merah ini terjebak dalam utang berbunga besar, gagal memenuhi kewajiban kontribusi tetap kepada Pemerintah Kota Bontang, serta mengalami keterlambatan pembayaran gaji karyawan.

“Dengan ini kami memberhentikan Lien Sikin. Ini upaya penyelamatan perusahaan,” ujar Abdu Rahman.

Sebagai langkah pembenahan, Hariadi yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris kini diangkat menjadi direktur baru PT LBB. Sementara itu, Abdu Rahman sendiri akan bertindak sebagai Dewan Pengawas sementara selama tiga bulan ke depan guna memastikan perbaikan manajemen berjalan efektif.


Rahman menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, dan ia berharap tidak ada spekulasi liar yang berkembang di masyarakat.

“Hal wajar. Jadi tidak perlu dibesar-besarkan,” tambahnya.

Audit Menyeluruh dalam 100 Hari

Lebih lanjut, Perumda AUJ akan melakukan audit manajemen dan keuangan untuk mengidentifikasi akar permasalahan di PT LBB. Hasil audit ini nantinya akan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan pemulihan perusahaan.

“Dalam 100 hari ini sengkarut yang ada harus selesai. Entah yang mana duluan,” tegas Abdu Rahman.

Sebagai informasi, PT LBB merupakan salah satu anak usaha Perumda AUJ yang bertugas mengelola berbagai sektor bisnis. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini terus mengalami kerugian akibat lemahnya strategi investasi dan beban finansial yang tinggi.

Dengan adanya perubahan kepemimpinan dan audit menyeluruh, Perumda AUJ optimistis bahwa PT LBB dapat kembali bangkit dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar