Berita Kota Balikpapan

Pemakaman di Balikpapan Dilengkapi dengan Penerangan untuk Kenyamanan Pengunjung

lihat foto
Penerangan di Pemakaman Kilometer 1,5 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Ist
Penerangan di Pemakaman Kilometer 1,5 Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus berupaya meningkatkan fasilitas di pemakaman yang dikelolanya. Di Balikpapan, terdapat sekitar 18 hingga 20 pemakaman yang dikelola DLH, termasuk pemakaman terpadu di kilometer 15.

Pengelolaan pemakaman ini sebelumnya berada di bawah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), namun kini telah dialihkan ke DLH untuk perawatan yang lebih optimal. Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menyampaikan hal ini pada media pada Kamis (12/12/2024).

Dalam upaya memperbaiki citra pemakaman, DLH fokus pada peningkatan fasilitas dan perawatan. Sejak 14 tahun lalu, saat menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman (DKPP), dirinya berkomitmen mengubah pandangan umum yang sering mengasosiasikan makam dengan tempat yang menakutkan, menjadi area yang lebih nyaman.

"Kami sudah melakukan perawatan dan menambahkan penerangan di pemakaman sesuai dengan arahan pimpinan," jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambahkan taman dan pemasangan penerangan di area pemakaman. Tujuannya adalah menciptakan suasana yang lebih tenang, mengurangi kesan menyeramkan, dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

"Kami ingin makam menjadi tempat yang nyaman, seperti rumah kita. Oleh karena itu, di depan makam kami buatkan taman dan penerangan, sehingga tidak ada lagi kesan menakutkan. Dulu, orang takut melewati pemakaman, sekarang sudah terang dan lebih nyaman," tambahnya.


Pemasangan lampu penerangan juga memudahkan masyarakat yang ingin melakukan prosesi pemakaman di malam hari. Sebelumnya, beberapa keluarga enggan berkunjung ke makam pada malam hari karena keterbatasan penerangan. Kini, dengan adanya penerangan yang memadai, pemakaman bisa dilakukan kapan saja, bahkan pada malam hari sekalipun.

“Penerangan ini memungkinkan prosesi pemakaman dilakukan kapan saja. Jika ada yang meninggal sore dan keluarga ingin menguburkan pada malam hari, mereka bisa melakukannya dengan mudah,” ungkap Sudirman.

Selain itu, DLH juga rutin merawat makam dengan membersihkan area dan mengendalikan pertumbuhan rumput liar menggunakan obat pembasmi rumput. Dengan perawatan yang baik, pemakaman di Balikpapan kini terlihat lebih teratur dan nyaman untuk dikunjungi.

"Alhamdulillah, penataan makam berjalan dengan baik. Dulu, warga datang dan melihat petugas sedang membersihkan rumput, sekarang makam sudah terawat dengan baik tanpa perlu ada petugas membersihkan terlebih dahulu," katanya.

Namun, sekitar 8 hingga 10 makam di Kota Balikpapan sudah penuh dan tidak dapat digunakan untuk pemakaman baru. Pemakaman baru hanya bisa dilakukan di lokasi yang masih tersedia, kecuali jika ada makam tumpang, yaitu memakamkan anggota keluarga yang sudah meninggal lebih dari tiga tahun bersama keluarga mereka.

"Beberapa makam sudah penuh dan ditutup untuk pemakaman baru. Namun, makam tumpang masih memungkinkan, sesuai dengan aturan perda yang berlaku," tutupnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar