Pemkot Balikpapan

Camat Balikpapan Tengah Dorong Percepatan Pemanfaatan Lahan Puskib jadi RTH

lihat foto
Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Keberadaan lahan puskib yang berada di wilayah Kecamatan Balikpapan Tengah masih menjadi lahan kosong yang belum memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan, khususnya Balikpapan Tengah.

Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo mengatakan lahan puskib ini sangat baik digunakan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), ramah anak, ramah lingkungan yang bisa diakses oleh semua masyarakat.

Bahkan, bisa dimanfaatkan juga bagi para pelaku UMKM. "Kita akan terus mendorong agar mempercepat pemanfaatan lahan Puskib sebagai RTH, karena sampai saat ini belum kita manfaatkan sama sekali," jelasnya kepada media.

Apabila lahan puskib berfungsi sebagai RTH, maka sangat bermanfaat bagi masyarakat Balikpapan, khususnya Balikpapan Tengah karena wilayah ini memang belum memiliki. "Kita punya tempat yang bisa kita manfaatkan, untuk berkumpulnya orang banyak di wilayah Balikpapan Tengah," terangnya.

Hal ini sudah dikoordinasi langsung dengan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzakkir yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Pasalnya, Lahan Puskib merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Kaltim. "Beliau mengetahui aset milik provinsi, karena lahan puskib milik provinsi. Kita sounding ke beliau, berharap beliau bisa memberikan titik terang, bagaimana masyarakat Balikpapan khususnya Balikpapan Tengah bisa memanfaatkan lahan puskib," ujarnya.


Tak hanya itu, Agung juga mengatakan jika selama tahun 2024 program kerja prioritas Kecamatan Balikpapan Tengah, sesuai dengan visi misi Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud. "Semua program di tahun 2024 sudah kita jalankan. Di Tahun 2025, program prioritas tetap kita laksanakan," ungkapnya.

Adapun program prioritas yang dijalankan diantaranya program pemberdayaan terhadap masyarakat, pembangunan Sarana dan Prasarana (Sapras) dengan dana kelurahan, yang mana pembangunan sapras tersebut berdasarkan usulan dari masing-masing wilayah baik dari tingkat kelurahan dan kecamatan.

"Kita juga bersinergi dengan OPD teknis seperti Disperkim, DLH, Dinas PU dalam menata wilayah yang ada di Balikpapan Tengah," kata Agung.

Agung mencontohkan mengenai pembangunan Sapras seperti perbaikan drainase, jalan lingkungan, perbaikan poskamling, perbaikan posyandu, penerangan jalan bahkan membuka ruang bermain anak di skala kelurahan. Perbaikan lingkungan itu tidak semua dikerjakan oleh OPD teknis dalam hal ini Dinas PU.

"Jadi hal yang kecil kita kerjakan melalui dana kelurahan dan program padat karya," kata Mantan Sekretaris Disnaker Balikpapan.

Dalam pembangunan Sapras, dirinya tidak pernah membedakan setiap wilayah kelurahan. "Jadi tidak ada yang kita spesialkan dan tidak ada yang kita anak tirikan. Semua kita dorong menjadi yang terbaik, keberadaan wilayah Balikpapan tengah menjadi wajah Kota Balikpapan," pungkasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar