BorneoFlash.com, PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin, secara resmi meluncurkan Gerakan Akselerasi Serambi Nusantara dalam sebuah acara yang digelar di Rumah Jabatan Bupati PPU, Jalan Coastal Road Sungai Parit, Sabtu (5/10/2024).
Peluncuran ini mengusung tema penting untuk memulihkan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten PPU, serta mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga dan merawat alam.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Pengadilan Agama PPU, Fattahurridlo Al Ghany, serta Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Solidaritas Masyarakat PPU, yang menyatakan dukungannya terhadap gerakan ini. Acara yang penuh semangat tersebut bertujuan untuk mempercepat berbagai program pembangunan, dengan fokus utama pada pemulihan dan pelestarian lingkungan.
Pj Bupati Muhammad Zainal Arifin dalam sambutannya menekankan bahwa gerakan ini bukan hanya sekedar program, tetapi sebuah ajakan kepada seluruh komponen masyarakat untuk kembali membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, masalah lingkungan merupakan isu yang sangat krusial, terutama di tengah pesatnya pembangunan yang sedang berlangsung di PPU.
"Kita harus sadar, bahwa lingkungan hidup adalah aset terbesar yang harus kita jaga untuk generasi yang akan datang. Melalui Gerakan Akselerasi Serambi Nusantara ini, kami mengajak seluruh masyarakat PPU untuk bersatu dalam memulihkan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Langkah-langkah kecil yang kita lakukan, seperti penghijauan, pengelolaan sampah, dan pelestarian alam, akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan kita bersama," ujar Zainal Arifin.
Pj Bupati Zainal juga mengungkapkan bahwa gerakan ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta sektor swasta.
"Kita hari ini meluncurkan Gerakan Akselerasi Serambi Nusantara, salah satu tujuannya adalah melakukan beautifikasi coastal road kita, dan acces road sepanjang 5,8 Kilometer. Akan kita per-indah, akan kita bangun taman di mediannya agar dapat menjadi ruang interaksi masyarakat. Dan sampai ke Rumah Jabatan Bupati PPU ini betul-betul bisa menjadi ruang aspirasi, ruang interaksi yang bisa berbaur dengan masyarakat," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa gerakan ini akan terus digelorakan, untuk mendorong kesadaran pemulihan lingkungan itu datang dari kebersihan lingkungan dan kualitas lingkungan hidup itu datang dari diri sendiri, dari kesadaran-kesadaran komunal.
Sehingga masyarakat secara sadar memperbaiki diri dan lingkungannya, mengelola sampah dan lain sebagainya. Kedepan, lanjutnya, masing-masing kelurahan dan desa itu harus punya kebun-kebun buah produktif. bibitnya akan kita sediakan gratis, yang bersertifikat, untuk kepentingan pembangunan taman buah di setiap kelurahan dan desa.
Selain untuk menambah produktifitas lahan, dan buah-buahannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan mungkin saja dalam skala besar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. begitu juga dengan sekolah-sekolah akan kita berlakukan.
Ia katakan juga bahwa dengan launching gerakan ini, mudah-mudahan berjalan terus semakin besar, dan semakin bersemangat untuk memulihkan lingkungan dan aware (peduli) terhadap lingkungannya. Bumi kita saat ini betul-betul membutuhkan perhatian kita dan kita sangat membutuhkan bumi (tempat tinggal) kita ini.
"Sebagai Serambi Nusantara, kita harus menyelaraskan dengan pembangunan IKN yang dengan Forest Smart City. Bahkan, serambi itu harusnya lebih hijau, lebih bersih dan harus lebih dulu mempercantik lingkungan ini."
"Kita punya tagline namanya PPU Membara, yakni membangun bersama serambi nusantara, saya harapkan seluruh masyarakat akan terlibat, menginspirasi dan memahami atas apa yang akan kita lakukan ini," kata Zainal.
Dengan diluncurkannya gerakan ini, diharapkan dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan, sehingga Kabupaten PPU dapat menjadi daerah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di masa depan.
"Jadi, saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk kembali membangun kesadaran, memulihkan lingkungan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekitarnya," ucap Pj Bupati menutup wawancara. (
*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar