Inovasi BPJS Kesehatan Balikpapan Hadirkan Layanan Simpelin Saja, akan Diterapkan Secara Nasional

oleh -
Penulis: Ardiansyah
Editor: Ardiansyah
Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan, Sarman Palipadang menunjukkan layanan Simpelin Saja pada Rabu (17/4/2024). Foto: BorneoFlash/Ardiansyah
Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan, Sarman Palipadang menunjukkan layanan Simpelin Saja pada Rabu (17/4/2024). Foto: BorneoFlash/Ardiansyah

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Untuk meningkatkan Pelayanan Administrasi Kesehatan kepada Masyarakat, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Balikpapan menghadirkan Layanan Sistem Pelayanan dan Informasi di Desa Tanpa Jarak (Simpelin Saja), agar mudah dijangkau dari manapun tanpa harus datang ke kantor Cabang.

 

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan, Sarman Palipadang kepada awak media di Biru Laut Lantai 2 pada Rabu, 17 April 2024.

 

“Terjadi peningkatan kunjungan masyarakat yang ingin mendapatkan layanan Administrasi kesehatan ke Kantor BPJS Kesehatan mulai kemarin (16/4),” kata Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan.

 

Adapun layanan yang dibutuhkan masyarakat ke KC BPJS Kesehatan diantaranya seperti pelayanan, mengubah kartu, faskes (Fasilitas Kesehatan), ada pula mendaftar kemudian ada juga yang melakukan aktifasi kembali.

 

“Melihat hal itu, dan sudah terjadi cukup lama BPJS Kesehatan KC Balikpapan membuat inovasi layanan yakni Simpelin Saja,” kata Sarman.

 

“Namun, dilihat oleh manajemen pusat itu baik, makanya diambil alih menjadi BPJS Online yang akan diterapkan secara Nasional,” katanya menambahkan,

 

Ia juga mengatakan bahwa layanan Simpelin Saja tersebut sudah disosialisasikan, dan kemungkinan akan dilaunching pada bulan ini (April 2024). Jika itu sudah launching, orang bebas menggunakan dari mana saja.

 

“Tanpa harus datang ke kantor, langsung masuk melalui media Zoom, bisa dilayani sama seperti di kantor cabang,” ucapnya.

 

Sarman juga menjelaskan bahwa layanan Simpelin Saja ini mulai dikembangkan pada Mei 2023 dan sudah dilakukan uji coba pada Juni 2023.

 

“Kita sudah uji coba di Berau, sejak Juni 2023. Sengaja kami lakukan di tempat yang jauh. Contohnya jika dari Maratua untuk pergi ke kantor cabang Berau bisa memakan biaya (perjalanan) sampai Rp 1 Juta. Tapi dengan adanya aplikasi itu tidak diperlukan biaya, hanya modal sinyal, itu inovasi yang kita hadirkan untuk memudahkan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  PT Pelni Tegaskan Akan Ikuti Kebijakan Pemerintah, Terkait Kebijakan Larangan Mudik Lebaran

 

Melalui Simpelin Saja ini, beberapa pelayanan yang bisa dilakukan kepada masyarakat diantaranya Layanan Penanganan Keluhan, Pendaftaran Mobile JKN, Cek Resiko Kesehatan, Administrasi/Pembayaran Iuran JKN, Layanan Pendaftaran Rehab dan seluruh media informasi BPJS Kesehatan.

 

“Dan ternyata makin kesini, makin berkembang, ya kenapa tidak diterapkan secara nasional, agar orang tidak perlu lagi datang ke kantor,” kata Sarman Palipadang.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.