TP-PKK Kota Balikpapan

TP PKK Kota Balikpapan Ikuti Gerakan Tanam Cabai Serentak Se Indonesia

lihat foto
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Mas'ud saat memanen cabai bersama Wali Kota Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Mas'ud saat memanen cabai bersama Wali Kota Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Gerakan Tanam cabai serentak dilakukan PKK Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia, dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke 52 Tahun 2024.

Gerakan tanam cabai serentak dihadiri Ibu Presiden RI Iriana Joko Widodo dan Ibu Wakil Presiden RI Wury Ma'ruf Amin secara hybrid di Kota Bogor, pada hari Senin (4/3/2024).

Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Mas'ud mengapresiasi gerakan tanam cabai ini, yang mana gerakan ini merupakan upaya dalam mewujudkan keluarga sejahtera, sesuai dengan tema bergerak bersama PKK mewujudkan keluarga sejahtera menuju Indonesia maju.

"Saya percaya gerakan tanam cabai ini bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi perekonomian kota, apalagi saat ini menjelang bulan ramadan harga komoditas meningkat, bahkan harga cabai bisa mencapai Rp 100 ribu per kilogram," jelasnya.

Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Mas
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Hj Nurlena Mas'ud saat memanen kangkung. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Tentunya ini menyebabkan angka inflasi khususnya di Kota Balikpapan meningkat, oleh karenanya masyarakat harus bisa menanam cabai di setiap lingkungan rumah, sehingga gerakan tanam cabai ini bisa menekan harga cabai dipasaran, karena masyarakat sudah mempunyai cabai di pekarangan sendiri. "Ini bisa memberikan dampak buat kita semua apalagi PKK di RT di Kota Balikpapan berjumlah 1.670 PKK," ucapnya.

Apabila semua kader bisa menanam cabai di pekarangan rumah sendiri, maka ini bisa menekan angka inflasi di Kota Balikpapan.


Ia pun mengapresiasi kepada Bank Indonesia Cabang Kota Balikpapan, yang terus menggerakkan Program Matilda yang mengajak wanita untuk menanam cabai sehingga program ini bisa bersinergi.

Disamping itu, TP PKK juga mempunyai gerakan serentak menanam sayur yang sudah berjalan selama dua tahun. "Kami lombakan di wilayah masing-masing. Perumahan yang kita kunjungi, setelah adanya gerakan menanam sayur memilih menanam sayur mayur dan buah, tidak lagi menanam tumbuhan seperti bunga," ungkapnya.

Sebenarnya menanam cabai ini sudah dilakukan sejak tahun 2018, jadi bukan hal yang baru di Kota Balikpapan tetapi sudah dilakukan setiap waktu. "Semoga kota-kota lain bisa mengikuti. Semoga saja ini bisa diimplementasikan.Ini dapat bermanfaat bagi keluarga sehingga asupan keluarga menjadi baik dan menghindari anak-anak kita dari stunting," terangnya.

Nurlena pun berharap program ini tidak berhenti sampai disini, menjadi gerakan yang masif dan meluas sehingga menanam cabai menjadi bagian budaya bagi keluarga di kota Balikpapan.

Gerakan menanam cabai serentak dilakukan di Jalan Dandito RT 22 Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Gerakan menanam cabai serentak dilakukan di Jalan Dandito RT 22 Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

"Gerakan ini bisa diimplementasikan setiap waktu sehingga kita bisa menekan Inflasi dan kehidupan bisa lebih sejahtera ekonomis," ujar wanita yang baru saja menerima gelar kehormatan dari Keraton Surakarta.

Gerakan menanam cabai serentak dilakukan di Jalan Dandito RT 22 Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur, tepatnya di area masuk pantai Lamaru. Ketua TP PKK Kota Balikpapan bersama Wali Kota dan organisasi Forkopimda serta perwakilan Forkopimda melakukan penanaman cabai dan memanen cabai. Serta, memanen kangkung bersama.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar