BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menargetkan partisipasi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 secara nasional sebesar 77,5 persen.
Pemilu tahun 2019, partisipasi di Kota Balikpapan 80 persen untuk pemilihan presiden dan 79 persen untuk pemilihan legislatif.
"Jadi kita masih diatas nasional. Tahun 2024 masih target nasional masih 77,5 persen. Kita semaksimal mungkin. Mudah-mudahan cuaca bagus. Insyaallah mempengaruhi," ucap Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha kepada media di sela-sela peninjauan TPS di Kecamatan Balikpapan Timur, pada baru Selasa (13/2/2024).
Dalam pemilu 2024, KPU Balikpapan mempunyai TPS khusus sebanyak tujuh TPS khusus yakni di Pertamina ada tiga TPS, IKN ada tiga TPS dan Lapas Rutan satu TPS. "Jumlah DPT sebanyak 2 ribuan untuk TPS khusus," imbuhnya.
Jumlah pemilih di Kota Balikpapan berjumlah 509.824 orang sehingga dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dikalikan lima kertas suara plus dua persen. "Jadi ada 2,5 juta" ungkapnya.
Sedangkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) berjumlah 2-3 ribuan. DPTB ini akan digunakan untuk mengakomodir orang yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya di kampung halamannya, sehingga bisa diakomodir di Balikpapan.
"DPTB kita ini kan sampai tanggal 7 Februari 2024 bergerak terus," imbuhnya.
KPU Balikpapan telah melakukan pendistribusian logistik pemilu di seluruh Kecamatan di Kota Balikpapan. Pendistribusian kotak suara mulai disalurkan KPU Balikpapan pada hari Sabtu 10 Februari 2024, di Kelurahan Balikpapan Selatan dan Balikpapan Kota.
Di Hari kedua, pada hari Minggu 11 Februari 2024 pendistribusian kotak suara ke Kecamatan Balikpapan Barat dan Balikpapan Tengah. Selanjutnya, pendistribusian kotak suara ke Kecamatan Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur pada hari Senin 12 Februari 2023.
Pendistribusian kotak suara dikeluarkan dari Gudang KPU Balikpapan yang terletak di Jalan Somber Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara, untuk menuju Kelurahan masing-masing.
Seluruh wilayah kelurahan kota Balikpapan merupakan daratan, sehingga mudah dijangkau, dan dapat mempersingkat waktu, tenaga hingga biaya. Untuk pendistribusian logistik pemilu di Kota Balikpapan relatif aman jika dibanding dengan daerah Se Kaltim yang mempunyai kendala.
Thoha mengakui bahwa memang ada insiden sedikit mengenai segel yang menutup lubang kotak suara itu tergesek dengan kotak suara lain, sehingga menjadi robek. Namun, pihaknya antisipasi ketika akan dilakukan pendistribusian ke TPS.
"Segel akan kita perbaiki semua, sehingga nanti kotak suara masuk ke TPS dalam kondisi memang betul-betul sempurna," tutup Thoha.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar