Berita Kota Balikpapan

Hotel dan Mall Sebagai Tempat Berkumpul Banyak Orang, BPBD Beri Edukasi Penanggulangan Bencana dan Kebakaran

lihat foto
Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali saat memberikan sambutan pada Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat dunia usaha, dalam penanggulangan bencana dan kebakaran, di Zurich Hotel Balikpapan pada hari Selasa (22/1/2024). Foto: BorneoFlash.co
Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali saat memberikan sambutan pada Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat dunia usaha, dalam penanggulangan bencana dan kebakaran, di Zurich Hotel Balikpapan pada hari Selasa (23/1/2024). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menggelar Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat dunia usaha, dalam penanggulangan bencana dan kebakaran, pada hari Selasa (23/1/2024).

Sosialisasi ini setiap tahun dapat digelar, dengan tujuan untuk mengingatkan kembali kepada dunia usaha, sehingga apabila terjadi pergantian atau penambahan pegawai baru bisa segera mendapatkan edukasi.

Sebanyak 75 peserta dari dunia usaha perhotelan dan mall mengikuti sosialisasi secara materi selama dua hari di Zurich Hotel Balikpapan dan praktek selama satu hari di Lapangan Tennis Indoor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan tahun ini BPBD terfokus pada dunia usaha hotel dan mall. Mengingat, kedua tempat ini sebagai tempat berkumpul orang banyak, sehingga harus diutamakan.

"Dari program ini kami berharap didalam dunia usaha minimal dapat melakukan kegiatan atau pembekalan dari sisi pencegahan dan kesiapsiagaannya," terangnya.


Diharapkan dunia usaha ini mempunyai sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini tim tanggap darurat, untuk melakukan pencegahan agar api tidak semakin besar. Sebelum BPBD Kota Balikpapan hadir di lokasi kejadian.

Apalagi dunia usaha ini banyak memberikan pelayanan kepada masyarakat atau bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sarana dan prasarana minimal yang harus disediakan seperti alat proteksi kebakaran semisal smoke detector, fire sprinkler maupun hidran. Termasuk, memiliki Tim Tanggap Darurat.

"Bencana kita tidak tau kapan terjadi karena sampai saat ini belum ada alat yang dapat mendeteksi kapan akan terjadinya suatu bencana , sehingga kita harus terus tetap bersikap siaga dan waspada. Kita harus berupaya mengantisipasi berbagai kemungkinan sedini mungkin, sehingga dapat meminimalisir dampak dari kejadian tersebut," ujarnya.

BPBD Kota Balikpapan menggelar Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat dunia usaha, dalam penanggulangan bencana dan kebakaran, di Zurich Hotel Balikpapan pada hari Selasa (23/1/2024). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
BPBD Kota Balikpapan menggelar Sosialisasi dan Edukasi kepada masyarakat dunia usaha, dalam penanggulangan bencana dan kebakaran, di Zurich Hotel Balikpapan pada hari Selasa (23/1/2024). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Dengan mengikuti kegiatan ini dapat menyalurkan atau sebagai perpanjangan tangan dalam mengedukasi utamanya di lingkungan tempat kerja. Bahkan di lingkungan tempat tinggalnya. Termasuk, dapat memahami tindakan yang diambil jika terjadi suatu kejadian yang tidak diinginkan.

"Keselamatan kebakaran dan bencana ini menjadi tanggung jawab bersama, artinya semua pihak memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan masing-masing. Secara kemandirian mereka bisa melakukan tindakan awal sebelum mobil pemadam datang ke TKP," jelasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar