PT Pertamina Patra Niaga

Pertamina Patra Niaga Larang Motor Isi Pertalite dengan Tangki Modifikasi

lihat foto
PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan melakukan pembatasan pembelian di SPBU Kota Balikpapan kepada pemilik kendaraan roda dua dan tidak melayani pengisian kendaraan roda dua dengan tangki BBM modifikasi. Foto: HO/Pertamina Patra Niaga.
PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan melakukan pembatasan pembelian di SPBU Kota Balikpapan kepada pemilik kendaraan roda dua dan tidak melayani pengisian kendaraan roda dua dengan tangki BBM modifikasi. Foto: HO/Pertamina Patra Niaga.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Setelah meniadakan penjualan BBM jenis Pertalite untuk kendaraan roda empat di SPBU Stal Kuda dan Sepinggan, langkah antisipasi mengurai antrean penyaluran BBM jenis Pertalite kembali dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan.

Kali ini, beberapa SPBU di Kota Balikpapan melakukan pembatasan pembelian maksimal 8 liter per hari kepada pemilik kendaraan roda dua dan tidak melayani pengisian kendaraan roda dua dengan tangki BBM modifikasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya pada Kamis (7/12/2023).

Menurut Arya, beberapa upaya telah dilakukan Patra Niaga khususnya di Kalimantan Timur untuk mengurai antrian yang terjadi di SPBU khususnya konsumen BBM jenis Pertalite.

PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan melakukan Pembatasan pembelian di SPBU Kota Balikpapan kepada pemilik kendaraan roda dua. Foto: HO/Pertamina Patra Niaga.
PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan melakukan Pembatasan pembelian di SPBU Kota Balikpapan kepada pemilik kendaraan roda dua. Foto: HO/Pertamina Patra Niaga.

“Penertiban yang dilakukan seperti pembatasan pembelian, tidak melayani pembelian yang berulang kali dan tidak melayani pembelian untuk kendaraan dengan tangki modifikasi, merupakan langkah-langkah yang diambil guna mengurai antrian. Kami memahami hal tersebut belum optimal lantaran konsumen Pertalite terus bertambah dan banyak cara dilakukan oleh para pengetap untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite,” kata Arya.


Sementara itu, salah seorang pengawas di SPBU 61.761.02 yang berlokasi di daerah Sepinggan, Rusli, menyampaikan saat ini dilakukan penertiban untuk pelanggan BBM Pertalite terutama untuk kendaraan Roda 2.

“Bagi kendaraan bermotor diminta agar tidak melakukan pembelian secara berulang dan kami tidak melayani pembelian untuk kendaraan dengan tangki yang dimodifikasi. Kebijakan ini sudah mulai kami terapkan mulai dari pertengahan November lalu dan ini merupakan upaya yang kami lakukan dalam rangka penertiban pengguna Pertalite khususnya kendaraan roda 2,” ucap Rusli.

Menurut data yang dihimpun oleh tim Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, kuota BBM jenis Pertalite di Kota Balikpapan masih cukup hingga akhir tahun selama tidak terjadi lonjakan pembelian di masyarakat.

PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan melakukan Pembatasan pembelian di SPBU Kota Balikpapan kepada pemilik kendaraan roda dua. Foto: HO/Pertamina Patra Niaga.
PT Pertamina Patra Niaga di Regional Kalimantan melakukan Pembatasan pembelian di SPBU Kota Balikpapan kepada pemilik kendaraan roda dua. Foto: HO/Pertamina Patra Niaga.

“Konsumen tidak perlu khawatir terkait kuota BBM karena untuk Kota Balikpapan masih mencukupi hingga akhir Desember, namun tentunya kita harus saling menjaga agar kuota tersebut tetap terjaga hingga akhir tahun."

"Kami terus menghimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan sesuai peruntukannya dan tidak memperdagangkan kembali di luar tata kelola migas yang telah diatur oleh Undang-undang salah satunya Perpres no.191 tahun 2014,” kata Arya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar