Salah satu lokal hero pada program ini, Munsih, kini turut aktif membagikan pengetahuan pertanian hidroponik ke seluruh anggota kelompok.
“Awalnya kita hanya menanam bawang merah, namun dengan menggunakan akar pakis ternyata kami berhasil menanam tanaman lain juga seperti kol dan melon,” ucapnya.
Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PHI Dony Indrawan menjelaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan program CSR yang inovatif dan mampu menciptakan nilai yang dinikmati bersama (creating shared value) serta mendukung mitigasi perubahan iklim dan penurunan emisi.
”Di Program Mantap Betul, pengelolaan akar pakis seberat 54,24 kg per tahun melalui inovasi Good Fern mampu menghasilkan pengurangan emisi karbon sebesar 0,951 ton CO2eq dari pembakaran akar pakis yang sebelumnya dilakukan masyarakat. Serta dapat menghemat konsumsi air sebanyak 8.250 liter dan 400 kg pupuk setiap satu kali masa tanam,” kata Dony.
Menurutnya, pengelolaan akar pakis dalam program CSR ini menjadi solusi atas isu pemanfaatan lahan pertanian, keterbatasan sumber kegiatan produktif masyarakat, dan emisi karbon dari pembakaran akar pakis.
”Dengan program ini kami optimis bahwa lingkungan terjaga, masyarakat memperoleh sumber pendapatan, dan program pemerintah untuk ketahanan pangan dapat didukung dengan baik,” katanya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar