BorneoFlash.com, TANA PASER - Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H/2023, dipenuhi ribuan jamaah dari masyarakat Kabupaten Paser.
Kehadiran Ustaz Das'ad Latif membuat ribuan masyarakat tumpah ruah di Halaman Masjid Agung Nurul Falah, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu (8/10/2023) malam.
Acara dimulai dari sambutan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Paser Sinta Rosma Yenti, yang menyambut kedatangan ustadz kondang asal Sulawesi Selatan ini.
"Sebagai inisiator kegiatan ini yaitu TP PKK Kabupaten Paser, saya berterimakasih kepada Bupati yang telah membantu kami dalam pelaksanaan kegiatan ini, termasuk PHBI Paser, Ketua DPRD Paser dan pihak perusahaan," kata Sinta.
Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada Ustaz Das'ad Latif yang berkenan hadir di Kabupaten Paser.
"Mudah-mudahan tahun depan bisa kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Paser," katanya.
Sementara itu, Bupati Paser Fahmi Fadli juga menyambut kedatangan Ustaz Das'ad Latif.
"Kehadiran Ustadz Das'ad ini, sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Paser dan Ustaz Das'ad ini mengaku kaget karena banyaknya masyarakat yang hadir," kata Fahmi.
Kegiatan ini merupakan salah satu perhatian Pemkab dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Paser.
Dengan harapan, melalui ceramah Ustaz Das'ad masyarakat di Kabupaten Paser mendapat rahmat dan berkah.
"Semoga Paser MAS, maju dalam segala bidang, adil dalam pemerataan pembangunan, sejahtera dalam pemenuhan kehidupan sehari-hari bisa terwujud," kata Bupati Paser.
Ustaz Das'ad Latif dalam tausiahnya mengingatkan beberapa hal kepada masyarakat di Paser ini, dan kaitan antara kematian dengan pesta rakyat (pemilu/pilkada) di tahun 2024 mendatang.
"Semua yang bernyawa pasti mati, yang jadi masalah itu dalam kondisi apa kematian seseorang, InshAllah kita tidak akan mati dalam keadaan merampok maupun berzina, yang membuat kita mati kafir kata Nabi yaitu orang yang suka memakan uang haram," ucapnya.
"Salah-satunya, yaitu orang yang suka menerima serangan fajar saat Pilkada," ucap penceramah kondang ini yang disambut riuh oleh masyarakat.
Ditekankan, masyarakat jangan sampai memeras caleg begitupun sebaliknya caleg jangan menyogok rakyat.
"Namanya orang miskin maupun susah, dikasih uang pasti diambil. Makanya itu, rakyat jangan peras caleg dan caleg jangan sogok rakyat," katanya.
Ustaz Das'ad juga berpesan kepada masyarakat, saat Pemilu 2024 jangan memilih caleg yang memberikan sogokan.
Indonesia kaya akan sumber daya alamnya, mulai dari perkebunan sawit, tambang batu bara hingga minyak bumi, dan memiliki hampir 300 juta penduduk.
"Saudara-saudaraku jangan mau disogok, kita tidak akan miskin karena menolak money politik dan kita tidak akan kaya dengan menerima uang 300 ribu, makanya itu 2024 jangan menerima sogok," ucapnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar